![]()
Langkat – Sejumlah daerah melakukan penyemprotan cairan disinfektan diperkantoran pemerintah dan rumah ibadah. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan virus cirona.
Kegiatan ibadah masih berlangsung disejumlah mesjid kota Binjai dan langkat, Badan Kemakmuran Mesjid melakukan tindakan pencegahan Covid-19 dengan Ibadah tanpa menggunakan karpet. Hal ini tentunya disarankan bagi jamaah bisa membawa sajadah masing masing.
Ketua Tim Percepatan Pencegahan Penyebaran COVID-19 Desa Karang Gading M Yusuf Kurniawan mengatakan, penyemprotan tujuh unit mesjid dilakukan bertujuan untuk mencegah adanya penyebaran COVID-19, bertepatan hari ini Jumat, 20 Maret 2020. Sejauh ini tidak ada larangan untuk melaksanakan ibadah shalat Ju’mat di Masjid, ucapnya.
“Penyemprotan ini mulai dari pagar, bagunan mesjid, toilet, tempat bersuci, sampai ruang shalat, dan sampai saat ini mesjid-mesjid di desa kami tetap terbuka untuk melaksanakan ibadah, meski demikian tetap memperhatikan kebersihan dilingkungan mesjid,” terangnya.
Selain itu Tim Percepatan Pencegahan Penyebaran COVID-19 juga melakukan sosialisasi, pencegahan, penyebaran COVID-19 di masyarakat, serta mendata warga yang datang dari luar negeri terutama TKI dan TKW dan juga warga yang datang dari daerah pandemik.
“Secara khusus kita berharap bagi Desa Karang Gading yang luasnya 1.008 hektare, dengan jumlah penduduk 6.296 jiwa, serta 1.786 kepala keluarga yang tersebar di 14 dusun, dan pada umummnya Kabupaten Langkat serta Indonesia bisa mengatasi pemberantasan virus Corona,” tegas dia.
Pantauan dilapangan oleh media di Masjid Al Ikhlas yang berada dalam lingkungan Mapolres Binjai. Disini selain melaksanakan bersih-bersih dan penyemprotan disifektan. BKM menggulung karpet yang biasanya melapisi lantai masjid.
“Intinya kami seluruh unsur Forkopinda, berusaha semaksimal mencegah penyebaran virus corona, guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Kasubag Humas Polres Langkat AKP Siswanto Ginting.
Walikota Binjai H M Idaham mengakui, memang status Kota Binjai memasuki status siaga bencana corona. Dalam hal ini, pihak Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, mengambil beberapa langkah guna pencegahan diantarannya melakukan aksi penyemprotan, bersih-bersih serta penyediaan ruang isolasi dan posko penanganan Corona.
“Untuk masyarakat diminta jangan terlalu panik. Karena kita telah menyiagakan seluruh puskesmas dan rumah sakit untuk melakukan penanganan dan antisifasi virus corona,” kata dia.
Dijelaskan dia, lokasi Car Free Day (CFD) ditiadakan untuk sementara waktu. Langkah ini dilakukan juga guna mengantisifasi penyebaran virus corona. Sementara untuk ruang isolasi sudah mulai dibuat. Dimana ruang isolasi didirikan di Jalan Bejomuna, Kecamatan Timur tepat dilokasi MTQ.
“Jika memang ada salah satu masyarakat disinyalir terinfeksi, segera laporkan ke Pemerintah Kota, maka akan kita lakukan tindakan penanganan semaksimal mungkin agar virus tidak mewabah,” tegas dia. (Bnews – Hidayat)
Share this content:






Comment