GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Inspirasi Pengabdi Negara Peristiwa Ragam
Home » Suhendro, Dari “Tukang Keker” Kamera Kini Jabat Lurah

Suhendro, Dari “Tukang Keker” Kamera Kini Jabat Lurah

Loading

Binjai, bnews.id – Karir dan jabatan sesorang tidak ada yang mengetahuinya. Hal ini lah yang terjadi pada Suhendro, pria berusia 40 tahun yang memiliki satu istri dan dua orang anak yang mengawali karir ASNnya sebagai “tukang keker” kamera di Pemerintah Kota Binjai dan kini dipercaya menjadi Lurah Kelurahan Timbang Langkat.

Suhendro sendiri mengawali karirnya sebagai CPNS pada tahun 2010 di kantor Pemberdayaan Masyarakat Kota Binjai. Kemudian dimutasi ke bagian Humas Pemko Binjai sebagai juru photo ( tukang keker) selama 8 tahun.

Setelah itu, Suhendro yang selalu didukung sang istri, Popy Andriany, kembali di mutasi ke Dinas Perhubungan Kota Binjai selama 6 bulan dan ditarik kembali di protokoler Sekretariat Bagian Umum Pemko Binjai.

Suhendro juga sempat ditempatkan di kepala rumah tangga Wakil Walikota Binjai dan selanjutnya kembali dipindahkan sebagai Kasi Trantib dan Pelayanan Umum di Kelurahan Jatinegara kecamatan Binjai Utara.

Sejumlah Tokoh Agama Dan Adat Minta Kapolres Binjai Tindak Tegas Akun Bodong Di Medsos

Menurut Suhendro, bahwa semua ini amanah yang harus dijalaninya dalam berkarir sebagai Apararur Sipil Negara dan ini berkah dari Allah SWT dan doa dari istri serta kedua anaknya, Alula mahirah Khansa (1 SMP) dan Almira nada Anindita ( TK).

“Inilah jalan yang harus saya lewati dalam berkarir sebagai ASN, dan tak lepas juga dari doa istri dan anak – anak saya. Meski mengawali karir sebagai juru foto, alhamdulillah sekarang saya dipercaya sebagai Lurah Kelurahan Timbang Langkat dan semua itu saya jalani dengan profesional,” ucap Suhendro kepada awak media usai acara pelantikannya di aula Pemko Kota Binjai, Rabu (8/7/2026).

Suhendro juga mengharapkan doa dan dukungan semua pihak agar jabatan yang diamanahkan kepada dirinya bisa dijalankan dengan sebaik – baiknya, terkhusus untuk warga Kelurahan Timbang Langkat yang dipimpinnya.

“Mohon doa dan dukungan semua pihak agar saya bisa amanah dan warga Kelurahan Timbang Langkat yang saya pimpin bisa bekerja sama dengan sebaik-baiknya,” sambung Suhendro.

Pengucapan sumpah dan janji jabatan ini dipimpin langsung Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, diikuti sejumlah eselon tiga dan empat lainnya, diantaranya Muhammad Rifi Hamdani, S.AB, M.SP sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Binjai; Oskar Arifandi Ginting, S.STP, MH., sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Binjai; Yanes Dustira Nainggolan, S.STP sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Binjai; drg. Indra Syahfery, M.AP sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Binjai; Nadratul Firda, SH. MM., sebagai Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Binjai; Auzar Habibie Marpaung, SE sebagai Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan Kota Binjai; Ahmad Mahadi Harahap, S.STP sebagai Kepala Bidang Lampu Penerangan Jalan dan Pertamanan Kawasan Perumahan pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Binjai; Bambang Azis Silalahi, S.IP, MAP sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekdako Binjai.

Akun Fake Bermunculan Di Medsos, Tokoh Melayu Minta Kapolres Binjai Tindak Tegas

Dalam amanatnya, Wali Kota Binjai menegaskan beberapa hal, diantaranya  bahwa pengambilan sumpah jabatan bukan sekadar rangkaian kata-kata atau seremoni belaka. Menurutnya, sumpah jabatan merupakan ikrar moral, konstitusional, dan spiritual yang mengikat setiap pejabat untuk menjalankan amanah dengan penuh integritas, kejujuran, profesionalisme, serta tanggung jawab. 

“Jabatan adalah amanah, bukan hak istimewa. Jabatan adalah kepercayaan yang diberikan negara untuk memberikan pengabdian terbaik. Saya mengingatkan kepada seluruh pejabat yang dilantik agar tidak memaknai jabatan sebagai simbol kekuasaan, melainkan sebagai kesempatan untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Amir Hamzah.

Ia menjelaskan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Binjai dalam memperkuat organisasi, melakukan penyegaran birokrasi, serta mengembangkan kompetensi aparatur guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan agar semakin efektif, adaptif, dan mampu menjawab berbagai dinamika pembangunan. Wali Kota juga mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk meninggalkan pola pikir birokrasi lama yang hanya berorientasi pada rutinitas administratif. Sebaliknya, para pejabat diminta menjadi pemimpin yang solutif, kolaboratif, serta berorientasi pada hasil nyata dengan menghilangkan ego sektoral dalam pelaksanaan tugas.

Pada kesempatan tersebut, Amir Hamzah turut mengumumkan langkah progresif Pemerintah Kota Binjai dalam reformasi birokrasi melalui penerapan Manajemen Talenta dalam pengelolaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada tahun ini setelah Pemerintah Kota Binjai memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Februari 2026 lalu. Menurutnya, Manajemen Talenta mencakup empat tahapan utama, yakni akuisisi talenta, pengembangan, retensi, dan penempatan pada jabatan target berdasarkan pemetaan potensi dan kinerja secara objektif. Melalui sistem Komite Talenta, pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dapat dilakukan secara lebih efisien, transparan, menghemat biaya dan waktu dibandingkan seleksi terbuka konvensional, serta berada di bawah pengawasan langsung BKN.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memberikan amanat strategis kepada Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa BAPPERIDA harus menjadi think tank sekaligus motor penggerak pembangunan daerah melalui penyusunan kebijakan yang berbasis data, riset, dan inovasi sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi “Binjai Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”

Banyaknya Akun Bodong Di Medsos, Ketum GNPF Ulama Kota Binjai Meminta Kapolres Binjai Menindak Tegas

Selain itu, kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II Setdako Binjai), Wali Kota meminta agar memperkuat koordinasi pengendalian pembangunan, mendorong peningkatan investasi, menciptakan iklim usaha yang kondusif, serta mengawal akuntabilitas pelaksanaan program kerja pemerintah daerah. Sementara itu, kepada para lurah yang baru dilantik, Amir Hamzah mengingatkan bahwa mereka merupakan ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Para lurah diinstruksikan untuk segera menguasai wilayah kerja masing-masing, memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi), serta rutin turun ke lapangan guna menyerap aspirasi masyarakat secara cepat, mudah, transparan, dan humanis.

Menutup sambutannya, Wali Kota mengingatkan seluruh aparatur sipil negara agar senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan tugas dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang. “Saya ingatkan agar seluruh aparatur senantiasa menjaga integritas. Hindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Jadilah teladan dan bangun budaya kerja yang menjunjung tinggi etika, disiplin, serta akuntabilitas,” pungkasnya. (dyt).

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share