GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Hukum
Home » Viral, Diduga Anggota TNI Terlibat Pencurian 16 Ekor Lembu Milik Seorang Janda di Labuhanbatu

Viral, Diduga Anggota TNI Terlibat Pencurian 16 Ekor Lembu Milik Seorang Janda di Labuhanbatu

Petikan video, Diduga Anggota TNI Tertangkap Basah Warga Mencuri Belasan Ekor Lembu Milik Seorang Janda di Labuhan Batu. (Foto: istimewa/petikan video)

Loading

Medan, BNEWS.ID – Viral di jejaring media sosial (medsos), anggota TNI melakukan pencurian 16 ekor lembu milik seorang janda boru Sinaga di Desa Sei Siarti, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (27/06/2026). Pencurian 16 ekor lembu milik warga tersebut ditangkap basah warga sekitar saat melakukan aksinya. Tak hanya itu, dalam video disebutkan, anggota TNI itu mencuri belasan ekor lembu menggunakan senjata api.

Informasi yang diperoleh awak media ini, sebuah video amatir mendadak viral di media sosial (medsos) setelah merekam momen menegangkan saat warga Desa Sei Siarti, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara (Sumut), memergoki dan melabrak sekelompok pria yang diduga anggota TNI berjumlah satu kompi. Anggota TNI itu diduga terlibat aksi pencurian hewan ternak berupa 16 ekor lembu (sapi) milik seorang warga setempat, Boru Sinaga.

Mirisnya lagi, belasan ekor lembu yang diduga digondol tersebut diketahui merupakan milik seorang janda bernama Boru Sinaga. Perekam video dan warga terdengar melayangkan protes keras serta meneriaki kelompok pria anggota TNI tersebut dengan nada yang penuh emosi.

“Aparat-aparat bikin keributan. Nyuri lembu. Dibayar? Siapa? Nyuri lembu, ikut kalian mencuri,” teriak salah seorang warga di lokasi kejadian dengan nada kecewa.

KAI Sumut Tegaskan Jalur Kereta Api Bukan Area Aktivitas Warga

Tindakan anggota TNI itu membuat malu instusi TNI dimana saat mencuri belasan ekor lembu milik janda Boru Sinaga itu melibatkan satu kompi anggota TNI. Warga sangat menyayangkan sikap dari anggota TNI yang seharusnya melindungi masyarakat, namun, justru mencuri belasan ekor lembu milik seorang janda.

Kapolres Labuhan Batu, AKBP Wahyu Endrajaya SH SIK msi, yang dihubungi via telepon selulernya tak menjawab. Saat dikirim pesan singkat, orang nomor satu di Polres Labuhan Batu itu tak menjawab.

Sementara itu, Kapendam I/BB, Kolonel Inf Sandy SIP mengatakan, ia sudah memperoleh informasi yang beredar di media sosial (medsos) tersebut dari Dandim Labuhan Batu.

“Informasi yang saya dapat dari Dandim Labuhan Batu, bahwa kejadian tersebut sudah lama dan sedang diselidiki tentang vidio tersebut apakah benar ada keterlibatan TNI atau tidak,” kata Sandy via whatsapp (WA).

Disinggung mengenai tindakan anggota TNI yang menyalah tersebut, Sandy menuturkan, akan memberikan tindakan kepada anggota TNI yang terlibat dalam kejadian tersebut.

BRI Cabang Medan Sisingamangaraja Imbau Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Berkedok Pengajuan KUR Secara Online

“Kalau ada personel yang terlibat, tentunya Kodam I/BB akan mengambil langkah langkah dalam menangani permasalahan tersebut,” ungkapnya. (Jhonson Siahaan)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share