Ragam
Home » Dari Tempe untuk Masa Depan Anak Panti, FTI Riau dan Prodi Gizi UIN Suska Edukasi Gizi dan Berbagi Sembako di Panti Asuhan Ar Rahim

Dari Tempe untuk Masa Depan Anak Panti, FTI Riau dan Prodi Gizi UIN Suska Edukasi Gizi dan Berbagi Sembako di Panti Asuhan Ar Rahim

Loading

Bnews.id Pekanbaru – Riau Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Panti Asuhan Ar Rahim, Jalan Garuda Sakti Km 5 Gang Tiung, Kelurahan Binawidya, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Kamis (13/3/2026).

Anak-anak panti tampak antusias mengikuti kegiatan edukasi gizi bertema “Tempe, Makanan Sehat untuk Masa Depan Anak.”

Kegiatan pengabdian masyarakat ini digelar oleh DPW Forum Tempe Indonesia (FTI) Provinsi Riau bersama Program Studi Gizi UIN Sultan Syarif Kasim Riau. HMPS Gizi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, N-LAC FPP UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Selain ceramah gizi.

INALUM Serahkan Bantuan CSR di Kawasan Operasional Paritohan

Kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan sembako dan pakaian layak pakai bagi anak-anak panti asuhan.


Ketua panitia kegiatan, Ismed, SKM., M.HP mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkenalkan pangan sehat berbasis kearifan lokal kepada generasi muda.

“Tempe adalah makanan sederhana yang memiliki kandungan gizi luar biasa. Kami ingin anak-anak memahami bahwa makanan sehat tidak harus mahal. Tempe bisa menjadi sumber protein yang sangat baik untuk pertumbuhan mereka,” ujarnya.

Kapolres Dan Bupati Langkat Inisiasi Penyelesaian Permasalahan Hukum Melalui Musyawarah dan Mediasi, Anggota Komisi III DPR RI Apresiasi Langkah yang Ditempuh

Dalam kegiatan tersebut, Novfitri Syuryadi, S.Gz., M.Si memberikan ceramah tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi sejak usia dini. Ia menjelaskan bahwa tempe merupakan salah satu pangan fermentasi khas Indonesia yang kaya protein nabati, vitamin, dan mineral yang penting bagi tubuh.

“Tempe termasuk pangan fungsional yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Jika dikonsumsi secara rutin, tempe dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak dan mendukung tumbuh kembang yang optimal,” jelasnya.

Perkuat Sinergi Keamanan Kelistrikan, PLN UP3 Pematangsiantar Jalin Koordinasi dengan Batalyon B Brimob Sumut

Selanjutnya Dr. Kodarni, S.ST., M.Pd. CIIQA selaku penceramah kedua menekankan pentingnya memperkenalkan pangan lokal kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran gizi masyarakat.

“Tempe adalah salah satu warisan pangan Indonesia yang sangat bernilai. Selain bergizi tinggi, tempe juga mudah diakses oleh masyarakat. Edukasi seperti ini penting agar anak-anak sejak dini memahami pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan bergizi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum DPW Forum Tempe Indonesia (FTI) Provinsi Riau, Dr. Tahrir Aulawi, S.Pt., M.Si, menegaskan bahwa tempe bukan hanya makanan tradisional, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai pangan masa depan yang sehat dan berkelanjutan.

“Tempe adalah kebanggaan pangan Indonesia. Selain bergizi tinggi, tempe juga mudah diakses masyarakat dan dapat menjadi solusi pangan sehat bagi generasi mendatang,” katanya.

Ketua Program Studi Gizi UIN Suska Riau, Sofya Maya, S.Gz., M.Si, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran anak-anak tentang pentingnya pola makan sehat serta mendorong mereka untuk mengonsumsi pangan lokal bergizi,” ujarnya.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Gizi UIN Suska Riau yang dipimpin Nel Azizi Mahfuzah. Para mahasiswa turut membantu kegiatan edukasi serta berinteraksi langsung dengan anak-anak panti.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia menyerahkan bantuan sembako dan pakaian layak pakai kepada pengelola dan anak-anak Panti Asuhan Ar Rahim.


Anak-anak panti terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang makanan sehat, tetapi juga merasakan kebersamaan dan perhatian dari para relawan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang semakin meningkat, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap pangan lokal seperti tempe sebagai bagian dari gaya hidup sehat. (FF)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share