![]()
BNEWS.ID, Dairi – Upaya menjaga ketentraman dan keharmonisan masyarakat terus dilakukan oleh aparat kewilayahan. Babinsa Koramil 03/Parongil Kodim 0206/Dairi, Sertu Sparman E. Latif bersama Bhabinkamtibmas Aipda Andil Ginting dan Lurah Parongil Irwansyah Tumanggor turun langsung memediasi konflik rumah tangga antara pasangan suami istri, BS (51) dan TL (49), warga Kelurahan Parongil, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, Rabu (8/10/2025).
Permasalahan rumah tangga tersebut berawal dari kebiasaan sang suami yang kerap pulang malam dalam keadaan mabuk, memaki istrinya dengan kata-kata kasar, bahkan sempat mengancam akan melakukan kekerasan. Melihat kondisi tersebut, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan pihak kelurahan segera mengambil langkah cepat dengan mengundang kedua belah pihak untuk dimediasi di Aula Kantor Lurah Parongil guna mencegah timbulnya tindakan yang lebih fatal.
Dalam proses mediasi yang berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan, pihak keluarga dari kedua belah pihak turut hadir untuk memberikan dukungan moral. Setelah mendengarkan keterangan masing-masing, mediasi akhirnya menghasilkan kesepakatan damai. BS menyatakan penyesalan atas perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya. Ia juga menandatangani surat perjanjian sebagai bentuk komitmen untuk memperbaiki sikap terhadap istrinya.
Sertu Sparman E. Latif mengatakan bahwa langkah mediasi ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap ketentraman masyarakat di wilayah binaan. “Kami berupaya menyelesaikan masalah warga dengan cara yang baik dan damai. Selagi bisa diselesaikan secara kekeluargaan, kita hindari tindakan yang merugikan,” ujarnya dengan tegas namun penuh empati.
Sementara itu, Danramil 03/Parongil Kapten Inf Hernandez menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat yang dilakukan jajarannya. Ia menegaskan bahwa Babinsa tidak hanya hadir dalam urusan pertahanan, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga keharmonisan sosial di masyarakat. “TNI akan terus hadir di tengah rakyat sebagai sahabat dan pelindung. Setiap permasalahan, sekecil apapun, harus diupayakan penyelesaiannya dengan cara damai dan humanis,” tutur Danramil. (F08)
Share this content:






Comment