![]()
BNEWS.ID, Banda Aceh – Dalam hidup, tak sedikit orang untuk menyerah pada keadaan. Namun tidak demikian halnya dengan Prada Warisman Prayoga. Seorang pemuda kelahiran Banda Aceh, 24 Mei 2006 ini, telah membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk berhenti bermimpi demi merai cita cita menjadi seorang Prajurit TNI Angkatan Darat.
Perjalanan hidup Prada (Prajurit Dua) Warisman Prayoga sangat menginspirasi generasi muda di tanah air, meski dirinya berasal dari keluarga tak mampu (Miskin). Ayahnya, Safna, bekerja sebagai petani, sementara sang ibu, Suwarni, menghidupi keluarga dengan menjadi buruh cuci keliling dan mereka tinggal di Desa Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Aceh.
Tetapi Warisman Prayoga tumbuh dalam kesederhanaan dan perjuangan. Bersama tiga saudara kandungnya, dirinya hidup dalam tekanan ekonomi, namun juga ditempa dalam semangat dan cita-cita besar.
Prada Warisman Prayoga merupakan anak asuh bimbingan Bekangdam Iskandar Muda dan kini ia resmi lahir menjadi seorang prajurit TNI Angkatan Darat di tahun 2025, melalui jalur seleksi Sekolah Calon Tamtama (Secata) Agama, setelah melalui pembinaan panjang di barak Bekangdam Iskandar Muda (IM), Banda Aceh. Kisah hidup Prada Warisman Prayoga adalah menjadi gambaran nyata bahwa ketekunan, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu menembus tembok keterbatasan kehidupan demi merai cita-cita.
Kisah Inspiratif anak keluarga tidak mampu ini, dari hasil penelusuran tim BNEWS.ID dari beberapa sumber, dimana perjalanan hidup Warisman Prayoga, menuju pintu gerbang TNI bermula ketika tim pembinaan Bekangdam Iskandar Muda (IM) mengetahui kondisi pahit kehidupan keluarga Warisman Prayoga tergolong sangat tidak mampu.

FOTO: “Rumah Kecil Warisman Prayoga di Desa Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Aceh.
Sejak SMA, kehidupan Warisman Prayoga penuh tantangan. Ia kerap absen dari sekolah dikarenakan harus berbagi baju seragam dengan saudara-saudaranya yang seumuran. Namun perhatian dan pantauan dari Bekangdam Iskandar Muda (IM) yang konsisten, menjadikan Warisman Prayoga salah satu anak asuh yang dibina secara intensif di barak mereka.
Di barak Bekangdam IM, Warisman Prayoga tak hanya mendapatkan tempat tinggal dan makan layak. Ia juga mendapat pendidikan agama, pelajaran umum, budi pekerti, serta pelatihan fisik dan mental. Selama di barak Bekangdam IM rasa percaya dirinya Warisman Prayoga bangkit membangun mimpi menjadi tentara. dengan bimbingan penuh disiplin, ia menyelesaikan pendidikan hingga SMA dan akhirnya Adam lulus seleksi jadi Prajurit TNI Angkatan Darat, tanpa mengeluarkan biaya dan kelulusan Warisman Prayoga dibantu dengan hafalan Quran-nya 15 Juzz.
Safna, ayah Prada Warisman Prayoga membenarkan, bahwa perjalanan keluarganya lahir di tengah kehidupan sangat sulit dengan keterbatasan dan berasal dari keluarga tak mampu. Sejak dibangku SMA. Warisman Prayoga anaknya, usai sholat selalu berdoa ketika besar bisa menjadi prajurit TNI AD, sejak kecil ia terlihat selalu semangat untuk rajin belajar, berolah raga tanpa ada rasa lelah.
“Dari kecil Warisman Prayoga memang sudah bercita-cita jadi tentara. Walaupun kondisi kami keluarga tak mampu, Warisman Prayoga tetap semangat belajar dan latihan sebelum dirinya daftar masuk TNI AD,” ucap Safna kepada tim BNEWS.ID
Sebagai buruh tani. Safna mengakui sebelum anaknya Warisman Prayoga masuk ke barak bekangdam Iskandar Muda, tim asuh bekangdam IM kerap berkunjungan dan bersilatuhrahmi kerumahnya, dan tim asuh bekangdam IM menyebutkan Warisman Prayoga salah satu anak yang masuk katagori keluarga tidak mampu, sehingga Warisman Prayoga terus dimotifasi tim asuh bekangdam IM agar tamat SMA jadi prajurit TNI AD.
“Sebelum lulus jadi Prajurit TNI. Anak saya (Warisman Prayoga) selalu diberi dimotifasi oleh tim asuh bekangdam IM, Disela sela kesibukan kesehariannya, saat itulah. Warisman Prayoga selalu melatih dirinya untuk mempersiapkan diri merai cita citanya menjadi Prajurit TNI AD,” ucap Orang tua Warisman Prayoga, Safna.
Mengakhiri wawancaranya. Safna Bersama Suwarni, ibu Prada Warisman Prayoga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han) dan bapak Kolonel Cba Sofyan, Kabekangdam IM telah memberi kesempatan, bimbingan dan arahan kepada anaknya untuk menjadi Prajurit TNI AD.
“Saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih sebesar besarnya, kepada Bapak Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han), serta Bapak Kabekangdam IM Kolonel Cba Sofyan yang selama ini telah membina dan mendidik anak kami, sampai Warisman Prayoga lulus menjadi Prajurit TNI Angkatan Darat. Kami sekeluarga selalu doakan bapak agar sehat sehat selalu dan jayalah TNI,” sebut Safna Bersama sang istri, Suwarni, sembari meneteskan air mata, usai beri penjelasan kepada tim BNEWS.ID

FOTO: “Warisman Prayoga Mendapat Pembinaan di Barak Bekangdam Iskandar Muda (IM) Banda Aceh.
Program pembinaan anak asuh dijalankan Bekangdam Iskandar Muda adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap generasi muda di Aceh, khususnya mereka yang berasal dari latar belakang tidak mampu.
Kabekangdam Iskandar Muda Kolonel Cba Sofyan, menegaskan. Bahwa TNI memberikan kesempatan emas bagi putra-putri terbaik bangsa khususnya wilayah aceh, menjadi Prajurit TNI AD, terlebih terhadap anak yatim, piatu dan anak anak tidak mampu yang memiliki motivasi tinggi untuk menjadi prajurit TNI, sesuai arahan dari Bapak Pangdam Iskandar Muda. Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han).
“Apa yang dicapai oleh sosok Prada Warisman Prayoga adalah bukti nyata TNI, siapa pun bisa mewujudkan mimpi dan cita citanya menjadi seorang tentara. Saat ini, Prada Warisman Prayoga tengah mengikuti pendidikan kejuruan Zeni TNI-AD di Pusdik Zeni Bogor, Jawa barat,” kata Kolonel Sofyan, ketika dikonfirmasi tim BNEWS.ID melalui sambungan telepon selulernya, selasa (12/08/2025) malam.
“Untuk menjadi prajurit TNI AD. Yang dibutuhkan adalah niat, semangat, dan kedisiplinan. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya kepada putra-putri terbaik Aceh, seperti sosok Prada Warisman Prayoga ini, sesuai arahan Pangdam Iskandar Muda,” Tegas Kolonel Sofyan, dalam keterangannya kepada BNEWS.ID
Dikatakan Kabekangdam Iskandar Muda Kolonel Cba Sofyan. Kisah Prada Warisman Prayoga adalah satu dari sekian banyak cerita inspiratif dari program pembinaan anak asuh TNI AD, melalui Komando Daerah Militer Iskandar Muda dan terus membuka peluang bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu agar tetap bisa menggapai masa depan yang cerah.
“TNI tidak hanya hadir di medan Perang, TNI membangun harapan baru bagi anak-anak bangsa di seluruh tanah air yang terpinggirkan oleh kemiskinan, dan Kita semua berharap lebih banyak lagi sosok seperti Prada Warisman Prayoga lainnya yang lahir dari program ini. Mereka adalah masa depan bangsa dan tidak boleh diabaikan hanya karena faktor ekonomi,” tutup Kolonel Sofyan.
Kisah Inspiratif Prada Warisman Prayoga menjadi cermin bahwa keterbatasan bukan alasan untuk menyerah. Dengan Berdoa, kerja keras, tekad yang kuat, dan dukungan dari berbagai pihak, siapa pun terlepas dari latar belakang ekonominya dapat meraih mimpi dan cita cita.
Inisiatif Bekangdam Iskandar Muda dalam membina anak-anak kurang mampu ini menunjukkan bahwa TNI bukan hanya institusi pertahanan, tetapi juga pilar sosial yang dapat berkontribusi dalam membangun masa depan bagi generasi muda bangsa.
Penulis:
Redaktur Eksekutif BNEWS.ID
Zulfahmi
Share this content:






Comment