![]()
BNEWS.ID, Kutacane – Komando Distrik Militer (Kodim) 0108/Aceh Tenggara terus mengoptimalkan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125, tak hanya lewat kegiatan fisik, namun juga program nonfisik berupa penyuluhan pencegahan stunting. Kegiatan tersebut digelar di Desa Rikit, Kecamatan Bukit Tusam, Senin (4/8/2025), bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Lawe Dua.
Penyuluhan difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Kegiatan berlangsung di posyandu desa setempat dan dihadiri oleh para ibu rumah tangga serta kader kesehatan.
Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T. melalui Pasiter Kapten Inf Risman Batu Bara menegaskan bahwa stunting menjadi salah satu isu prioritas yang harus ditangani secara bersama, sejalan dengan program nasional percepatan penurunan stunting.
“Selain membangun infrastruktur desa, TMMD juga menjadi sarana untuk membangun kualitas sumber daya manusia. Stunting adalah persoalan serius yang berdampak langsung pada masa depan anak-anak. Maka, edukasi seperti ini sangat penting,” ujar Kapten Risman.
Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita, manfaat ASI eksklusif selama enam bulan pertama, serta pola makan sehat yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Kapten Risman menjelaskan bahwa stunting umumnya disebabkan kekurangan gizi dalam jangka panjang, yang terjadi sejak masa kehamilan hingga awal kehidupan anak. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan kecerdasan anak.
“Melalui penyuluhan ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap asupan gizi keluarga, terutama pada masa-masa krusial tumbuh kembang anak,” lanjutnya.
Ia juga menambahkan, kegiatan nonfisik seperti ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan sektor kesehatan di daerah terpencil. Diharapkan, penyuluhan yang dilakukan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas serta membentuk perilaku hidup sehat di tengah masyarakat.
“TMMD ke-125 sendiri merupakan program lintas sektoral yang digelar secara terpadu, sebagai upaya percepatan pembangunan desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun edukasi sosial dan kesehatan,” tutup Kapten Inf Risman Batu Bara. (Lantra)
Share this content:






Comment