Berita Online

Terkini mengabarkan

5 Kandidat Calon Ketua DPD PD Sumut Mencuat

2 min read

Medan- Bnews.id :Edy Rahmayadi menjadi figur yang paling diinginkan kader untuk menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara.

Meski belum tercatat sebagai kader PD, namun sosok Letjen TNI Purn ini dinilai dekat dengan SBY dan AHY serta memiliki kesamaan visi yakni “bermartabat”.

“Jika Pak Edy Rahmayadi bersedia menjadi Ketua DPD PD Sumut saya yakin itu akan menjadi energi besar bagi PD bukan hanya di Sumut tapi juga di kancah nasional.

Begitu juga bagi pribadi Pak Edy Rahmayadi akan berdampak positif. Publik akan merespon baik karena visi Sumut Bermartabat itu sangat beririsan dengan komitmen PD saat ini yakni berkoalisi dengan rakyat,” ujar kader PD Kota Medan Suwandi Purba dalam perbincangan dengan pengamat politik Shohibul Anshor Siregar, Jumat (26/3).

Shohibul Anshor Siregar sendiri menyebut jika Gubsu Edy Rahmayadi bersedia memimpin DPD PD Sumut maka political benefitnya bagi keberadaan Partai Demokrat akan sangat luar biasa.

Dalam analisanya jika Edy Rahmayadi tak berkenan maka peluang terbuka bagi Akhyar Nasution, Herri Zulkarnain dan Burhanuddin Sitepu SH.

Akhyar akan dianggap sebagai simbolik perlawanan terhadap rejim dan itu cukup menguntungkan bagi PD sebagai partai oposisi.

“Yang jadi masalah bagi Akhyar adalah kesiapan finansialnya jika diberi amanah memimpin DPD PD Sumut.

Belum lagi secara psikologis, beliau di mata publik adalah calon yang baru kalah pilkada.

Tentu ini menjadi catatan bagi kader PD lainnya untuk bisa menerima Akhyar,” ucapnya.

Selain itu latar belakang Akhyar sebagai mantan kader PDIP sedikitnya menjadi ganjalan untuk bisa diterima penuh oleh kader PD.

Sejumlah kader PD menilai Akhyar lebih tepat saat ini duduk di unsur wakil ketua bukan di posisi ketua.

Kondisi berbeda dialami Edy Rahmayadi yang diyakini diterima penuh karena latar belakangnya sebagai seorang prajurit TNI, bukan anggota parpol tertentu.

Maka dengan situasi itu peluang bagi Plt Herri Zulkarnain Hutajulu cukup terbuka untuk diberi kepercayaan oleh DPP maupun DPC definitip menjadi Ketua DPD pada Musda mendatang.

“Apalagi dengan berbagai daya upaya yang telah dilakukan Herri Zulkarnain untuk melawan KLB Sibolangit termasuk militansinya mendukung Ketum AHY bisa menjadi daya tawar Herri menjadi Ketua DPD,” tegasnya.

Herri juga dikenal memiliki hubungan khusus yang cukup dekat dengan SBY.

Bahkan Herri merupakan pendukung utama AHY pada kongres yang lalu sehingga ikut sebagai tim formatur menyusun kepengurusan DPP.

Herri juga memiliki jaringan sosial yang luas melalui aktifitasnya di berbagai organisasi termasuk ketua sejumlah cabang olah raga.

Shohibul juga menilai kader internal PD seperti Ketua FPD DPRDSU Armyn Simatupang dan kader senior Ketua DPC Medan Burhanuddin Sitepu cukup punya peluang yang sama.

“Burhanuddin Sitepu dengan pengalaman dari bawah di partai, kemudian pengalaman 3 periode di DPRD maupun militansi yang ditunjukkan selama ini baik melawan KLB maupun membangun kebersamaan dengan elemen masyarakat mendukung Ketum AHY adalah nilai plus baginya baik di mata kader maupun DPP,” ucapnya.

Apalagi sebagai Ketua DPC selama ini Burhanuddin cukup akrab dan bersinergi dengan ketua DPC kabupaten/kota lainnya.

Meski tengah didera kemunculan DPP PD abal-abal hasil KLB Sibolangit, namun Partai Demokrat di Sumut sudah saatnya serius membincangkan figur Ketua definitip yang bisa membawa PD sebagai pemenang Pemilu 2024.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *