![]()
Medan –
Rutinitas hujan tinggi mengakibatkan sejumlah sungai di Medan meluap dan mengakibatkan 7 Kecamatan di Medan terendam Banjir pada jumat pagi dini hari, 4 Desember 2020.
Kota Medan diguyur hujan dari kamis malam, 03 Desember 2020, pukul 21.00 WIB membuat debit air cukup besar dari hulu mengakibatkan kenaikan Tinggi Muka Air Daerah Aliran Sungai (TMA-DAS) di beberapa ruas sungai di kota Medan.
Ada 4 sungai yang mengalami banjir yakni sungai Sunggal, sungai Deli, sungai Babura dan sungai Denai.Tinggi muka air mencapai 3-5 Meter.
Hingga sekarang pukul 08.30 Wib air belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Saat ini TRC BPBD Kota Medan sudah melakukan beberapa evakuasi dibeberapa tempat dikota Medan antara lain : Kec. Medan Johor, Medan Maimun, Medan Sunggal, Medan Tuntungan.
Sebanyak 181 jiwa sudah berhasil dievakuasi dengan rincian, anak-anak 50 jiwa, balita 38 jiwa, dewasa 67 jiwa, dan lansia 26 jiwa.
Saat ini personil mulai bergerak untuk menyisir banjir di Kecamatan Medan Helvetia yang teimbas dari luapan sungai Sunggal. Hingga saat ini data terkumpul terkait dampak banjir hari ini sudah merendam 2.773 rumah, 1983 KK dan 5.965 jiwa.
Data tersebut terangkum dari 7 Kecamatan dan 13 Kelurahan, antara lain Kecamatan Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Baru, Medan Petisah dan Medan Polonia.
Saat ini informasi yang diterima terdapat 6 orang dinyatakan hilang, di antaranya 5 dewasa dan 1 balita. Dan pagi ini berhasil ditemukan 2 orang dewasa dalam keadaan Meninggal Dunia karena terseret arus banjir. (dodi kurniawan).
Share this content:






Comment