GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ragam
Home » Tinjau Parit Bengkel, Akhyar : Proses Normalisasi Paret Akan Dilakukan Pekan Depan

Tinjau Parit Bengkel, Akhyar : Proses Normalisasi Paret Akan Dilakukan Pekan Depan

Loading

Medan – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi meninjau parit besar (parit bengkel) yang membelah dua kelurahan yakni Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur dan Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Jumat (14/2).

Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi parit bengkel yang selama ini rentan meluap setiap hujan deras turun sehingga menggenangi jalan maupun rumah warga sekitar.

Akhyar tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB bersama Plt Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Zulfansyah, Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Benny Iskandar, Kabag Tata Pemerintahan Setdako Medan  Ridho Nasution, Camat Medan Deli Fery Suheri serta Camat Medan Timur Odie Batubara. Dengan berjalan kaki, Akhyar pun menyusuri parit bengkel.

Pantauan dilapangan kondisi parit mengalami sedimentasi karena sudah lama tidak dilakukan pengorekan. Akhyar bersama para Kadis terlihat menelusuri parit sekitar bengkel  yang mengalami pendangkalan. Pendangkalan ini menyebabkan volume parit tidak mampu lagi menampung debit air hujan.    

Pergeseran Anggaran Rp9 Miliar Deli Serdang Dipersoalkan, Pemkab: Sudah 3 Kali Dilaporkan ke DPRD

“Parit ini sudah lama tidak dinormalisasi sehingga mengalami pendangkalan. Akibatnya setiap kali hujan deras turun, air parit melimpah dan menggenangi jalan maupun rumah warga sekitar. Sebagai solusinya, kita dalam waktu dekat ini segera menormalisasinya. Semoga dengan normalisasi yang dilakukan, persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan warga, insya Allah dapat diatasi,” kata Akhyar.

Menurut Akhyar, normalisasi akan dimulai minggu depan yang akan dilaksanakan Dinas PU. Mantan anggota DPRD Medan itu tidak dapat mempredikasi berapa lama proses normalisasi yang dilakukan. “Banyak obstacle (kendala) yang akan ditemui dalam normalisasi, sehingga kita tidak dapat memprediksi berapa lama pengerjaannya selesai dilakukan. Yang pasti kita berupaya secepatnya sehingga masyarakat tidak kebanjiran lagi,” ungkapnya. (Bnews – Dodi Kurniawan)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share