GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ragam
Home » Proses Belajar Kurang Maksimal, Aplikasi SIGUM Jadi Alternatif Siswa di Binjai

Proses Belajar Kurang Maksimal, Aplikasi SIGUM Jadi Alternatif Siswa di Binjai

Loading

Binjai – Penerapan proses belajar mengajar selama masa pandemi Covid-19 terbilang kurang efektif berjalan, hal itu dikarenakan belum terbiasanya pola pembelajaran jarak jauh antara siswa dan guru.

Mengatasi hal tersebut, Pemerintah kota Binjai memperkenalkan aplikasi Sistem Informasi Guru Mengajar (SIGUM) yang dibangun oleh Operator Binjai Smart City (BSC).

Untuk mengatasi kendala dalam pengajaran di masa pandemi Covid – 19, Pemerintah kota Binjai kini memiliki aplikasi Sistem Informasi Guru Mengajar (SIGUM). 

Aplikasi diperkenalkan kepada kepala SMA dan SMK Negeri yang berada dibawah Dinas Pendidikan Sumatera Utara Cabang Kab. Langkat dan Kota Binjai di ruang Binjai Command Center, Kamis (04/06/2020).

Sespimmen Polri Pokjar 1 Gelar FGD Penanggulangan Karhutla Bersama Komunitas Adat dan Pemadam di Banjarmasin

Pemaparan dihadiri Kepada Dinas Pendidikan Kota Binjai Sri Ulina Ginting, Kepala Dinas Kominfo kota Binjai H. Ahmad Ilham, SH, MAP, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Cabang Kab. Langkat dan Kota Binjai Ichsanul Arifin Siregar,S.STP dan para kepala SMA dan SMK Negeri di wilayah Binjai/Langkat.

Kadis Pendidikan Kota Binjai, Sri Ulina Ginting menyampaikan pembuatan aplikasi SIGUM di gagas oleh Walikota Binjai, dan dilatarbelakangi karna kurang maksimalnya proses belajar mengajar selama pandemi Covid-19, karna itulah Walikota Binjai H.M.Idaham ingin agar siswa benar-benar belajar dan guru benar-benar mengajar.

” ini dari ide pak wali, dibuat aplikasi belajar secara daring, yang intinya agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung”, ujar Lina, sapaan karib.

Sri Ulina Ginting juga menambahkan bahwa aplikasi SIGUM bisa digunakan mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA, disediakan secara gratis” jelasnya, sembari mengatakan” sebelumnya sudah diuji cobakan di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 sebagai tahap awal.

Disamping itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Cabang Kab. Langkat dan Kota Binjai Ichsanul Arifin Siregar, S.STP mengapresiasi pembuatan aplikasi SIGUM tersebut, dan menganggap hal ini sebagai solusi agar anak-anak tidak tertinggal pelajaran.

5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang Saat Liput Anak Gunung Krakatau

“Jangan ada image anak senang tidak belajar, guru lebih senang lagi tidak mengajar. Karena kepala sekolah juga tidak bisa mengawasi pelaksanaan belajar mengajar dari rumah yang sedang berlangsung” kata Ichsanul Arifin Siregar.

Saya pun berharap,” sambung dia ” agar pemanfaatan program pengajaran daring lewat aplikasi SIGUM bisa terus berlanjut, dan kecanggihan teknologi pendidikan bisa dimanfaatkan oleh semua pihak.(Bnews-Wan)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share