September 17, 2021

Berita Online

Terkini mengabarkan

Lewat ‘Oke Gelora’ Partai Bangun Pemahaman Arah Baru Indonesia

2 min read

Binjai –
Partai Gelora menggelar Orientasi Kepartaian untuk anggota baru Dewan Pimpinan Daerah kota Binjai. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu 31 Juli – Minggu 1 Agustus 2021 itu berlangsung di Sekretariat DPD Gelora, Jalan Terarai, Binjai Utara, Sumut.

Ketua DPD Gelora Binjai Arjuli Indrawan, menyampaikan program ‘Oke Gelora’ yang dilaksanakan kali ini menargetkan 2.000 kader tiap DPD.

” kegiatan ini sebagai ajang berdiskusi untuk para kader gelora di kota Binjai. Kita akan berikan pemahaman lebih jauh tentang bagaimana arah baru Indonesia. Dimulai dari hari ini, hingga oktober ditargetkan 2.000 kader akan kita rekrut,” ujarnya, didampingi Sekjen DPD, Syamsul Bahri.

Arjuli berharap, agar setelah mendapatkan materi, para peserta bisa menyampaikan kepada kawan-kawan yang lain bagaimana Partai Gelora.

Turut hadir Bagian Teritorial I Sumatera DPN Partai Gelora, Timbas Tarigan. Dalam arahannya, beliau kritis menyikapi situasi negara yang dianggap sedang terhantam gelombang dasyat hampir di setiap sektor bidang kehidupan.

Menurutnya, untuk melihat hal itu tidak perlu analisis mendalam. Karena sudah terang-terangan dan sudah terbuka lebar di depan mata. Bahkan, tak sedikit masyarakat awam yang sudah paham situasi saat ini,” kondisi negara sedang kacau balau dan tak tentu arah, bak diterpa gelombang samudera, sudah ‘berat’,” cetus Timbas.

Negara sedang ‘goyang’, ” sambut Timbas melanjutkan, ” maka itu kita hadir untuk memberikan arah baru Indonesia. Jadikan moment ini untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Setelah 25 tahun menggeluti politik, saya merasa cita-cita itu belum sampai. Kali ini saya harus keluar dari zona nyaman, sebab keadaan sudah Early Warning, ” bebernya.

Eks Wakil Wali Kota Binjai priode 2010 – 2015 dan 2016 – 2021 itu pun menyebut bahwa pentingnya keserasian, kekompakan dan kebersamaan untuk mewujudkannya.

“kita harus berkolaborasi untuk satu tujuan. Maka melalui Partai Gelora saya ingin merubah arah baru Indonesia. Hal itu tertuang dalam simbol Partai, yang merupakan simbolisasi luas tentang kehidupan,” beber dia.

Dikatakannya,” saya tidak ingin melihat Indonesia menjadi ‘medan tempur’ bagi negara negara yang sedang bersaing di dunia. Seperti persaingan antara AS dan China saat ini.

” Potensi kita terlalu besar, tapi pencapaian kita terlalu kecil. Ini situasi Urgent, dimana kebutuhan pangan akan terus meningkat ditengah SDA yang tergerus mengecil,” tukasnya.

Maka, hal ini harus memotivasi kita untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin.
” Saya pribadi, setelah 25 tahun, saya merasa cita2 itu belum sampai. Maka melalui gelora saya ingin merubah arah baru Indonesia yang sudah tak tentu arah,” ungkapnya.

Sementara, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelora, Fahri Hamzah, lewat streaming video bahwa bahwa Forum ini perlu dinikmati dan dirasakan kehadiran tiap kader. Sebab, ketika kita merasa kehadiran kita itu berarti, perasaan itu akan membuat kita optimis.

Dia menganggap, harus ada salah satu putra putri terbaik bangsa yang yang dapat membawa Indonesia lebih maju ke depan untuk menciptakan satu generasi yang bergerak masif membangun Indonesia ke depan.

“Hari ini kita lihat kapasitas negara melemah. Untuk itu, kita harus bergerak dari sekarang. Demokrasi kita punya sisi yang ideal. Mudah-mudahan dengan adanya Orientasi ini akan lahir pemimpin besar yang ingin memajukan dan mencerdaskan bangsa, sebab ada banyak instrumen di negara ini yangbisa menciptakan hal itu,” sebutnya.(Bb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *