![]()
Binjai –
SMP Negeri 5 Binjai berkolaborasi dengan Puskesmas Limau Sundai, memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2023, dilaksanakan di lapangan sekolah bersama seluruh siswa dan guru, Kamis (22/6/2023).
Pada tahun ini, pemerintah mengusung tema “Beat Plastic Pollution”, yakni seruan untuk bertindak guna menangani sampah plastik dan mencari solusi terkait polusi plastik.
Kegiatan membuat pot bunga dari bekas botol minuman air mineral. Siswa membawa botol bekas, kuas cat, spidol dan gunting, sementara pihak puskesmas kecamatan Binjai Barat yang dikepalai drg Fortune, menyediakan berbagai bahan cat pewarna.
“Setiap tahun kita bekerjasama dengan bu Asih (sapaan akrab Serasi Malem Sitepu). Sebelumnya kita membuat eco enzyme, mengolah limbah organik menjadi berbagai manfaat, tahun ini kita mengolah limbah anorganik, seperti bekas botol air mineral kita sulap menjadi pot bunga yang cantik,” tutur Fortune.
Lingkungan sekitar sangat memengaruhi kehidupan manusia, Lingkungan yang bersih sangat berperan dalam meningkatkan kesehatan sebaliknya lingkungan yang kotor akan menimbulkan berbagai penyakit.
“Untuk itu, kami menyosialisasikan kepada masyarakat dalam hal ini para pelajar untuk dapat menjaga kebersihan lingkungannya,” ungkap Fortune.
Sementara acara dibuka Ramadhan Parinduri SPdi, Pembantu Kepala Sekolah bidang Kurikulum mewakili Kepala sekolah Alexander Zulkarnain Hasibuan SE.
Parinduri mengapresiasi kegiatan peringatan lingkungan hidup sedunia ini, karena sudah sesuai dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila disingkat P5.
Upaya untuk mewujudkan Pelajar Pancasila yang mampu berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
“Anak didik kita diberi edukasi yang kompleks, bukan sekadar teori namun praktik langsung bekerjasama dengan teman belajarnya menciptakan kreasi yang mereka senangi. Semoga kegiatan ini terus berkelanjutan”, harap Ramadhan.
Sosialisasi tentang manfaat mengelolah limbah anorganik ini disampaikan Serasi Malem Sitepu SPd, Pembantu Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, yang juga dikenal sebagai pegiat lingkungan hidup.
Menurut Asih, sampah Anorganik akan menjadi masalah bagi manusia bahkan menjadi bencana apabila kita tidak segera menyikapinya dengan bijaksana. Indonesia penghasil sampah kedua terbesar didunia setelah Cina. Sejak dini dimulai dari pelajar ditanamkan kesadaran mencintai lingkungannya.
“Sampah anorganik sulit dapat terurai dalam tanah, sampah anorganik bersumber dari produk non alami yang dibuang manusia setelah habis pemakaian.
“Akibatnya akan terjadi penimbunan yang tidak terkendali dan merusak tanah dan lingkungan sekitarnya dan akan memengaruhi kualitas kesuburan tanah,” pungkas Asih.
Tindakan 3 R (Reduce, Reuse dan Recycle) memberikan solusi untuk mengurangi sampah plastik. Pengertian Reduce memiliki arti mengurang sampah. Kita mengurangi penggunaan plastik yang berpotensi menjadi sampah. Memulai kebiasaan baru seperti membawa botol minuman dan wadah makanan dari rumah.
Reuse yang berarti menggunakan kembali. Produk yang sudah kita pakai jangan langsung dibuang, dapat kita ubah menjadi bermanfaat dan dipakai kembali, seperti kemasan botol air mineral dapat diubah menjadi pot bunga, dll.
Berikutnya Recycle yang memiliki arti mendaur ulang. Tindakan mendaur ulang sampah bukan saja dilakukan perusahaan perusahaan besar, namun dapat dilakukan di kelompok rumah tangga, mengubah sampah dalam hal ini plastik menjadi berbagai produk yang unik bernilai ekonomis.
“Budaya mengurangi, mengubah sampah menjadi bermanfaat dan bernilai ekonomis ditanamkan sejak dini dan dimulai dari rumah tangga keluarga, untuk itu anak didik kita bekali pengetahuan dan keterampilannya untuk membuat berbagai macam produk kreasinya,” ungkap Asih mengakhiri sosialisasi.
Acara berlangsung di lapangan sekolah tanpa kendala, siswa membawa danmengembalikan sendiri kursi dari kelasnya, sambil menanamkan kebersihan pasca kegiatan selesai.
Kegiatan ini dihadiri guru-guru SMP Negeri 5 Binjai,seperti Rahimin SPd, Siti Rodiyah SPd, Mariatun SPd, Rima Hayati, Nurul Husna, SAg dan staf dari lingkungan Puskesmas Limau Sundai. (Da)
Share this content:




Comment