GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ragam
Home » Antisipasi Penyaluran Dana Bansos Covid-19 Tidak Tepat Sasaran, Polres Langkat Sidak Rumah Warga

Antisipasi Penyaluran Dana Bansos Covid-19 Tidak Tepat Sasaran, Polres Langkat Sidak Rumah Warga

Loading

Langkat – Guna mengantisipasi terjadinya data fiktif dan tak tepat sasaran saat bantuan covid-19 dari Pemprovsu disalurkan, Polres Langkat melakukan pendataan langsung dari rumah kerumah diseluruh kecamatan yang ada di Langkat.

Hari ini ( rabu,13/5) pendataan awal dilakukan di dua kecamatan yaitu kecamatan Stabat dan kecamatan wampu dan dipimpin langsung Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga.

Pendataan dari rumah ke rumah ini dilakukan untuk mengantisipasi kealpaan atau tidak tepat sasaran bantuan yang nantinya akan disalaurkan kepada warga.

AKBP Edi Suranta Sinulingga, kepada wartawan di Kantor Desa Jentera, Kecamatan Wampu, menjelaskan, masyarakat yang terdampak Covid-19, kurang mampu, atau miskin akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebanyak 161.000 paket bahan makanan.

Pergeseran Anggaran Rp9 Miliar Deli Serdang Dipersoalkan, Pemkab: Sudah 3 Kali Dilaporkan ke DPRD

Nantinya, sambung Kapolres Langkat, akan diberikan kepada masyarakat Langkat, berdasarkan perhitungan kami (pihak Kepolisian) ada 60 ribu masyarakat penerima PKH dan BPNT, Bantuan Sosial dari Pemerintah Kabupaten Langkat, sebanyak 74.000 paket sembako, sehingga total sebanyak 135.000 lalu ditambahkan dengan bantuan dari Pemprovsu yang akan datang sebanyak 161.000 sehingga total keseluruhan sebanyak 295.000.

Sementara data terbaru dari Dukcapil jumlah penduduk sebanyak 324.000 KK, sehingga selisih sebesar 25.000 KK diantaranya brarti terdiri dari ASN, TNI, Polri dan pengusaha.

Lebih lanjut dijelaskan Kapolres, sebanyak 160 personil dari Polres Langkat, 50 personil dari Babinsa, pendamping PKH dan relawan TKSK Dinas Sosial pada Kecamatan Stabat dan Wampu diterjunkan untuk melakulan pendataan kepada warga secara door to door.

Keinginan kami (pihak Kepolisian), sambung Kapolres lagi, data yang ada di Kepala Dusun atau Kepala Desa dipastikan falid, untuk menghindari masalah yang baru.

Maka kami (Pihak Kepolisian) sedikit melakukan penegasan kepada aparatur desa agar serius dalam mendata warganya, agar tidak lagi terjadi kesalahan dilapangan saat pendistribusian bantuan nantinya, pungkas Kapolres.

Zuhari Kembali Pimpin SMSI Sergai Periode 2026-2029, Bupati Darma Wijaya Dorong Media Kawal Pembangunan

Pantauan dilapangan, setiap satu desa diterjunkan 5 orang personil Kepolisian didampingi Babinsa dan perangkat desa serta pendamping dari Dinas Sosial Kabupaten Langkat, pendamping PKH serta relawan TKSK

Kegiatan ini dilakukan untuk pengecekan data secara langsung bagi warga yang tidak mampu terdampak covid untuk penyaluran bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dimana personel gabungan memberitahukan dengan menggunakan kendaraan dinas roda 4 dan kendaran roda 2 di tiap desa guna melakukan pendataan bagi warga yang tergolong miskin dan kurang mampu yang belum pernah mendapatkan bantuan apapun terutama di desa tempat tinggalnya.

Kegiatan door to door ini dilakukan guna mendata warga sampai dipastikan tidak ada lagi warga dan rumah yang tidak pernah dikunjungi dan terdata dalam hal penerimaan bantuan. (Bnews – Hidayat)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share