GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ekonomi
Home » Penumpang Stasiun Lubuk Pakam Naik 6 Persen

Penumpang Stasiun Lubuk Pakam Naik 6 Persen

Loading

Medan, BNEWS.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat peningkatan jumlah pengguna jasa kereta api melalui Stasiun Lubuk Pakam pada semester pertama 2026. Volume penumpang di stasiun tersebut meningkat sekitar 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan selama Januari hingga Juni 2026 sebanyak 38.592 pelanggan menggunakan layanan kereta api melalui Stasiun Lubuk Pakam. Jumlah itu meningkat dibandingkan semester pertama 2025 yang tercatat sebanyak 36.243 pelanggan.

“Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api terus meningkat. Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau bagi seluruh pelanggan,” kata Anwar, Senin (13/7/2026).

Menurut Anwar, Stasiun Lubuk Pakam memiliki posisi strategis karena berada di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Deli Serdang. Lokasinya yang berdekatan dengan Kantor Bupati dan DPRD Deli Serdang menjadikan stasiun tersebut sebagai salah satu titik mobilitas masyarakat, baik aparatur sipil negara (ASN), pelaku usaha, maupun masyarakat yang memiliki aktivitas di pusat pemerintahan.

KAI Divre I Sumut Terapkan BioSolar B50 untuk Seluruh Operasional

Selain memiliki peran strategis, Stasiun Lubuk Pakam juga menyimpan nilai sejarah dalam perkembangan transportasi kereta api di Sumatera Utara. Stasiun ini dibangun pada masa Hindia Belanda oleh Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) dan mulai beroperasi bersamaan dengan dibukanya jalur Serdang–Perbaungan pada 7 Februari 1890. Dengan demikian, bangunan stasiun lama telah berusia sekitar 136 tahun.

Seiring perkembangan kebutuhan transportasi, fasilitas Stasiun Lubuk Pakam terus ditingkatkan. Pada 2021, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan membangun gedung stasiun baru yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk peron tinggi dan atap peneduh, untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumpang.

Saat ini, Stasiun Lubuk Pakam melayani 14 perjalanan kereta api setiap hari pada hari kerja dan meningkat menjadi 16 perjalanan saat akhir pekan maupun hari libur dengan beroperasinya KA Sribilah Fakultatif.

Sejumlah kereta api yang berhenti di Stasiun Lubuk Pakam antara lain KA Putri Deli, KA Sribilah Utama, KA Sribilah Fakultatif, serta KA Siantar Ekspres yang melayani berbagai tujuan di Sumatera Utara.

“Dari Stasiun Lubuk Pakam, pelanggan memiliki beragam pilihan jadwal perjalanan serta kelas layanan sesuai kebutuhan, mulai dari kelas ekonomi hingga eksekutif,” ujar Anwar.

Pertamina Tambah 15 Mobil Tangki dan 30 AMT, Distribusi BBM di Sumut Dipercepat

Untuk meningkatkan konektivitas transportasi, KAI Bandara sebagai anak perusahaan KAI juga melakukan uji coba penambahan empat perjalanan kereta api relasi Medan Lubuk Pakam pulang pergi (PP) sejak 1 Juli 2026.

Anwar menegaskan KAI akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas di Stasiun Lubuk Pakam agar mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat peran stasiun tersebut sebagai salah satu simpul transportasi penting di Kabupaten Deli Serdang.

“Sebagai stasiun yang telah melayani masyarakat selama lebih dari satu abad, kami berkomitmen terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal,” tutupnya. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share