![]()
Deli Serdang, BNEWS.ID – Tingginya capaian penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Percut Sei Tuan terus diikuti percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menegaskan setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat akan dikembalikan melalui berbagai program pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
Hal itu disampaikan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, saat menyerahkan upah pungut PBB-P2 kepada aparatur Kecamatan Percut Sei Tuan, pemerintah desa, dan kepala dusun di Kantor Desa Sempali, Jumat (10/7/2026).
Bupati mengungkapkan, hingga awal Juli 2026 realisasi penerimaan PBB-P2 di Kecamatan Percut Sei Tuan telah mencapai sekitar Rp63 miliar atau 73 persen dari target tahun ini. Capaian tersebut dinilai jauh lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang umumnya baru tercapai pada Oktober.
Menurutnya, tingginya kepatuhan masyarakat membayar pajak harus diimbangi dengan pembangunan yang nyata dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Uang pajak itu yang akan kita kembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan penataan pelayanan publik di Kecamatan Percut Sei Tuan. Masyarakat taat membayar pajak, pemerintah wajib mengembalikannya dalam bentuk manfaat yang benar-benar dirasakan,” ujar Asri Ludin.
Komitmen tersebut, lanjutnya, telah diwujudkan melalui pembangunan berbagai infrastruktur di Kecamatan Percut Sei Tuan. Sejumlah ruas jalan yang telah rampung dikerjakan antara lain Jalan Pasar X–Desa Saentis, Jalan Cinta Damai, serta Jalan Pasar II yang menghubungkan Desa Saentis dan Desa Tanjung Selamat. Sementara itu, pembangunan masih berlangsung di sejumlah ruas prioritas lainnya, seperti Jalan Paluh Gelombang, Jalan Batas Medan–Bagan Percut, serta Jalan Padat Karya.
Bupati menilai capaian penerimaan pajak tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kepala dusun, dan masyarakat dalam membangun kesadaran membayar pajak.
“Ini menunjukkan semangat dan kerja keras seluruh jajaran pemerintah kecamatan, pemerintah desa hingga kepala dusun bersama masyarakat dalam meningkatkan kepatuhan membayar pajak,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memberikan upah pungut berbasis kinerja kepada aparatur yang berkontribusi terhadap pencapaian target penerimaan PBB-P2. Di bawah kepemimpinan Bupati Asri Ludin Tambunan, pemberian upah pungut untuk pertama kalinya juga diberikan kepada kepala dusun dengan besaran yang disesuaikan berdasarkan capaian target di wilayah masing-masing.
“Sudah sewajarnya mereka yang memiliki partisipasi dan peran dalam pemerintahan mendapatkan penghargaan. Reward ini bukan sekadar insentif, tetapi bentuk apresiasi atas kerja nyata dalam meningkatkan penerimaan daerah yang manfaatnya kembali kepada masyarakat melalui pembangunan,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam menghadirkan pelayanan publik yang Cepat, Transparan, dan Mudah (CTM). Ia mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak mempersulit masyarakat dalam mengurus administrasi serta menolak segala bentuk pungutan liar.
“Jangan lagi ada masyarakat yang dipersulit mengurus KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran maupun administrasi lainnya. Saya tidak mentolerir adanya pungutan liar. Pelayanan publik harus bersih, cepat, transparan, dan mudah sehingga masyarakat benar-benar merasakan perubahan,” tegasnya.
Selain menyerahkan upah pungut, Bupati juga menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan keluarga kurang mampu melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Ia turut menyerahkan kartu identitas kepada bilal jenazah dan penggali kubur yang akan menerima tali asih setiap bulan melalui rekening masing-masing.
Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian kepada masyarakat, satu paket ibadah umrah diberikan kepada bilal jenazah Yub Supendri, yang juga merupakan pengelola Pondok Tahfiz Khairul Hasanah di Jalan Makmur.
“Ini rezeki ya Pak, semoga terus berbuat baik untuk masyarakat,” ucap Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Asri Ludin juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Deli Serdang akan melakukan pendataan keluarga secara menyeluruh melalui Tim Pendamping Keluarga. Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan agar setiap program pembangunan dan bantuan pemerintah dapat disalurkan secara tepat sasaran.
“Kita tidak bisa membangun daerah tanpa data yang baik. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat memastikan setiap anggaran dan program benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (*)
Share this content:






Comment