GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ragam
Home » Medan Vegan Event Hadirkan Konsultan Laktasu, dr. Willey Eliot: Terapkan Vegan Sejak Dini

Medan Vegan Event Hadirkan Konsultan Laktasu, dr. Willey Eliot: Terapkan Vegan Sejak Dini

Loading

Medan – Bnews.id: Medan Vegan Event menghadirkan seminar publik bersama salah seorang ahli laktasi yakni, dr. Willey Eliot, M.Kes, IBCLC di Plaza Millenium, Minggu, (20/06/2026).

Menurut dr. Willey, pola hidup vegan saat ini tidak lagi identik dengan kalangan lanjut usia seperti anggapan masyarakat pada masa lalu. Kini, generasi muda justru didorong untuk mulai menerapkan pola makan berbasis nabati sebagai langkah menjaga kesehatan sejak dini.

“Kalau dulu image orang vegetarian atau vegan itu identik dengan orang tua. Sekarang justru kita mengajak anak-anak muda untuk langsung bervegan, karena kita ingin menjaga kesehatan sedini mungkin,” ujar dr. Willey.

Ia menilai, tren penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, hingga jantung koroner kini semakin banyak menyerang usia muda. Kondisi itu menjadi alasan penting untuk mulai memperhatikan pola konsumsi sehari-hari.

Medan Vegan Event 2026 Kampanye Pola Hidup Sehat

Dalam diskusi tersebut, dr. Willey membagikan materi seputar pola makan vegan dan kandungan nutrisi di dalamnya. Ia menegaskan bahwa anggapan vegan identik dengan kekurangan gizi tidak sepenuhnya benar, sebab banyak sumber protein nabati yang bisa menjadi pengganti daging.

“Banyak orang berpikir vegan itu kurang gizi karena tidak ada daging. Padahal penggantinya banyak sekali, seperti tahu dan tempe yang memiliki nutrisi lengkap,” katanya.

Ia juga berharap semakin banyak masyarakat dari berbagai kalangan usia mulai menerapkan pola hidup vegan, sebab menurutnya tidak ada batasan umur untuk memulai gaya hidup tersebut.

Selain itu, dr. Willey memberikan tips bagi pemula yang ingin memulai hidup vegan, yakni dengan langkah sederhana dan bertahap. Menurutnya, perubahan pola makan tidak perlu dilakukan secara drastis, tetapi bisa dimulai dari komitmen kecil seperti satu hari dalam seminggu, lalu ditingkatkan secara perlahan. (Dodi Kurniawan).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share