GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Peristiwa
Home » Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Desa Pardamean

Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Desa Pardamean

Loading

Deli Serdang, BNEWS.ID – Suasana malam di Dusun 8 Desa Pardamean, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, mendadak berubah mencekam ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Cuaca ekstrem yang terjadi dalam waktu singkat itu menyebabkan kerusakan pada salah satu rumah warga dan menimbulkan kepanikan bagi penghuni rumah.

Peristiwa tersebut terjadi saat hujan turun dengan intensitas tinggi yang disertai hembusan angin kencang. Warga yang sedang beraktivitas di dalam rumah terpaksa menghentikan kegiatannya dan berusaha mencari tempat yang aman. Deru angin yang semakin kuat terdengar menghantam atap-atap rumah di sekitar permukiman.

Salah satu rumah yang terdampak adalah milik Bapak Media Sekta Ginting (49), seorang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang berdomisili di Desa Punden Rejo. Rumah tersebut saat ini ditempati oleh Ibu Samaria Br Tarigan (52), seorang buruh tani yang mengontrak rumah tersebut untuk tempat tinggal bersama keluarganya.

“Saat angin bertiup semakin kencang, bagian atap ruang tengah rumah tiba-tiba terangkat akibat tidak mampu menahan tekanan angin yang begitu kuat. Suara gemuruh dari seng dan rangka atap yang bergeser membuat penghuni rumah terkejut dan segera berupaya menyelamatkan diri ke bagian rumah yang lebih aman. Air hujan yang masuk melalui bagian atap yang rusak menyebabkan sebagian ruangan menjadi basah dan beberapa barang rumah tangga terkena tempias hujan,” katanya kepada bnews.id Sabtu (6//6/2026).

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Sejumlah Rumah dan Fasilitas Umum

Meski kerusakan yang terjadi tergolong rusak sedang, peristiwa tersebut meninggalkan rasa takut dan trauma bagi penghuni rumah. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian tersebut. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga musibah tidak menimbulkan korban yang lebih besar.

Mendapat laporan dari Kepala Dusun 8, Babinsa Desa Pardamean Koramil 0201-16/TM, Serka S.H. Tumanggor, segera mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 20.30 WIB. Kehadiran Babinsa bertujuan untuk memastikan kondisi warga terdampak sekaligus melakukan pendataan kerusakan yang ditimbulkan akibat cuaca buruk tersebut.

Di lokasi kejadian, Babinsa bersama Kepala Dusun 7, Kepala Dusun 8, dan Bhabinkamtibmas Desa Pardamean melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi rumah yang mengalami kerusakan. Mereka juga berkoordinasi untuk menentukan langkah-langkah penanganan yang diperlukan agar rumah tersebut dapat segera diperbaiki dan kembali aman untuk ditempati.

Selain melakukan pendataan, aparat yang hadir juga memberikan dukungan moril kepada keluarga terdampak agar tetap tabah menghadapi musibah yang terjadi. Warga sekitar turut menunjukkan kepedulian dengan membantu membersihkan bagian rumah yang rusak dan mengamankan barang-barang milik penghuni agar tidak semakin terdampak oleh hujan.

Serka S.H. Tumanggor mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat memasuki musim penghujan yang sering disertai angin kencang.

KAI Sumut Pangkas Pohon di 330 Titik Jalur KA Antisipasi Meningkatnya Curah Hujan

Ia juga mengimbau warga untuk segera melaporkan kepada aparat desa maupun petugas terkait apabila terjadi keadaan darurat atau bencana di lingkungan masing-masing, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Musibah ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu.

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan yang terjadi menunjukkan bahwa cuaca ekstrem dapat datang kapan saja dan berpotensi mengancam keselamatan serta harta benda warga.

Berkat kesigapan aparat dan kerja sama masyarakat, situasi pascabencana dapat segera ditangani dengan baik sehingga kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif. (F08)

Satres Narkoba Polres Langkat Ungkap 33 Kasus Narkotika Dengan 35 Tersangka dalam Ops Antik Toba 2026, 31 Tersangka Merupakan Pengedar

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share