Ekonomi
Home » Stasiun KAI Kisaran Penggerak Ekonomi Asahan di Usia 111 Tahun

Stasiun KAI Kisaran Penggerak Ekonomi Asahan di Usia 111 Tahun

Stasiun Kereta Api Indonesia Kisaran (Foto: Bnews.Id/Ist)

Loading

Kisaran, BNEWS.ID – Memasuki usia ke-111 sejak mulai beroperasi pada tahun 1915, Stasiun Kisaran semakin memperkuat perannya sebagai jantung penggerak ekonomi di Kabupaten Asahan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat kinerja positif sepanjang Maret 2026. Stasiun ini melayani 54.866 pelanggan, meningkat signifikan sebesar 24 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 44.324 pelanggan.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa lonjakan jumlah pelanggan tersebut didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat. Kereta api menjadi pilihan utama untuk berbagai keperluan, mulai dari perjalanan bisnis hingga mudik.

“Tingginya jumlah pelanggan di Stasiun Kisaran pada Maret 2026 tidak terlepas dari momentum libur Hari Raya Nyepi, Idulfitri 1447 H, serta cuti bersama Lebaran. Kondisi ini mendorong peningkatan mobilitas masyarakat secara signifikan melalui pintu gerbang utama Kabupaten Asahan ini,” ujar Anwar, minggu (12/04/2026).

Sebagai simpul transportasi yang strategis, Stasiun Kisaran setiap hari melayani 12 perjalanan kereta api reguler. Layanan tersebut terdiri dari enam perjalanan KA Putri Deli (Medan–Tanjungbalai pulang-pergi) dan enam perjalanan KA Sribilah Utama (Medan–Rantauprapat pulang-pergi). Pada periode puncak seperti libur panjang atau angkutan Natal dan Tahun Baru, KAI juga mengoperasikan KA Sribilah Fakultatif guna mengakomodasi lonjakan penumpang.

Kereta Api di Sumut Jadi Solusi Transportasi Hemat Energi dan Rendah Emisi

Tidak hanya melayani mobilitas penumpang, Stasiun Kisaran juga memiliki peran penting dalam distribusi logistik. Letaknya yang strategis di dekat Terminal BBM menjadikan stasiun ini sebagai titik akhir pendistribusian energi dari Stasiun Labuan.

“Stasiun Kisaran bukan sekadar tempat naik dan turun penumpang. Di sini, KAI juga melayani angkutan komoditas seperti CPO (crude palm oil) dan lateks. Komoditas tersebut dikirim dari Kisaran menuju Stasiun Belawan yang terintegrasi dengan pelabuhan internasional, sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan provinsi,” tambah Anwar.

Untuk mendukung peran tersebut, KAI Divre I Sumatera Utara terus meningkatkan kualitas fasilitas layanan. Stasiun Kisaran kini dilengkapi dengan toilet yang bersih dan representatif, mesin tiket mandiri (self-service ticketing), serta fasilitas water station gratis yang memungkinkan pelanggan mengisi ulang botol minum.

Anwar menegaskan bahwa integrasi layanan penumpang dan barang menjadi kunci dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

“KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen menjadikan Stasiun Kisaran sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang andal. Dengan peningkatan fasilitas layanan serta keandalan distribusi logistik, KAI ingin memastikan kehadiran kereta api memberikan dampak berganda bagi kemajuan Kabupaten Asahan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara secara luas,” tutupnya. (F08)

Penumpang KA Siantar Ekspres Tumbuh 17% Berkat One Day No Car

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share