![]()
Medan – Bnews.id: Upaya memperkuat kerja sama lintas sektor antara India dan Indonesia, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi, terus didorong di tengah peluang besar hubungan bilateral kedua negara. Hal ini disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama dan interaksi media yang digelar Konsulat Jenderal India di Medan pada 17 Maret 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Konsul Jenderal India di Medan menegaskan bahwa salah satu fokus utama saat ini adalah memperkenalkan pengobatan tradisional India di Indonesia.
“Pengobatan tradisional India saat ini sedang diperkenalkan di Indonesia. Kami juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk rencana kegiatan bersama farmasi Universitas Sumatera Utara pada 23 Desember mendatang, termasuk memperkenalkan produk seperti Himalaya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, upaya tersebut merupakan bagian dari promosi gaya hidup sehat yang juga didukung dengan praktik seperti yoga dan meditasi. Program ini tidak hanya dilakukan di Medan, tetapi juga diperluas ke berbagai daerah seperti Batam, Jambi, dan wilayah lainnya di Sumatra.
“Kami ingin mempromosikan kehidupan sehat melalui yoga dan praktik kesehatan lainnya, tidak hanya di Medan tetapi juga di kota-kota lain seperti Batam dan Jambi,” katanya.
Dalam bidang pendidikan, disebutkan bahwa Konsulat telah menjalin kemitraan dengan berbagai institusi, termasuk Politeknik Pariwisata, serta membuka peluang beasiswa bagi masyarakat Indonesia.
“Sudah banyak peserta dari Indonesia yang mengikuti beasiswa untuk jenjang S2 dan S3. Untuk S1 memang belum tersedia, namun peluang pendidikan terus kami dorong,” jelasnya.
Selain itu, Universitas Nalanda juga tengah mengajukan kerja sama dengan sejumlah universitas di Sumatra sebagai bagian dari penguatan hubungan di bidang pendidikan dan budaya.
“Kerja sama ini tidak hanya dari sisi edukasi, tetapi juga budaya. Kami sudah memperkenalkan tarian India dan berharap bisa ikut berpartisipasi dalam berbagai festival budaya di Indonesia,” ujarnya.
Promosi budaya juga dilakukan melalui pemutaran film India yang difasilitasi oleh konsulat. Pihak konsulat menyatakan kesiapan untuk mendukung pemutaran film India jika ada pihak yang berminat.
Di sektor kuliner, diakui bahwa makanan India masih belum banyak tersedia di Indonesia. Namun, sejumlah hotel di Medan mulai menghadirkan hidangan khas India.
“Film India sudah mudah diakses, tetapi makanan India masih terbatas. Kami berharap ke depan semakin banyak pilihan kuliner India di Indonesia,” katanya.
Konsulat juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap diaspora India melalui penyelenggaraan kamp konsuler guna mengetahui berbagai permasalahan yang dihadapi warga India di Indonesia.
Lebih lanjut, ditegaskan bahwa kerja sama kedua negara tidak hanya terbatas pada budaya dan pendidikan, tetapi juga ekonomi. Indonesia dinilai memiliki peran penting sebagai mitra dagang India, terutama melalui ekspor komoditas seperti kelapa sawit dan nikel.
“Kerja sama ekonomi juga sangat penting. Indonesia aktif mengekspor komoditas seperti sawit dan nikel ke India. Ke depan, kami berharap lebih banyak masyarakat Indonesia menjajaki peluang di India, mengingat India diproyeksikan menjadi ekonomi terbesar ketiga di dunia,” ujarnya.
Pihak konsulat juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan akses ke India, termasuk dalam pengurusan visa yang kini dapat dilakukan secara online.
“Kami memiliki slogan ‘Indonesia dan India mitra selamanya’. Jika ingin berkunjung ke India, silakan mengajukan visa yang prosesnya mudah dan dapat dilakukan secara online dan gratis,” tambahnya. (Lady).
Share this content:






Comment