GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Pendidikan
Home » Mahasiswa UNPAB mengikuti MBKM Asistensi Mengajar dan Berinovasi Memanajemen Data Perpustakan berbasis Digital di SMKN9 Medan

Mahasiswa UNPAB mengikuti MBKM Asistensi Mengajar dan Berinovasi Memanajemen Data Perpustakan berbasis Digital di SMKN9 Medan

Loading

Medan (SMKN 9 Medan) — Sebanyak tiga mahasiswa dari program studi Sistem Komputer, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pembangunan Panca Budi Medan mengikuti kegiatan Asistensi Mengajar di SMKN 9 Medan. Mereka bertiga adalah Aida Maysaroh, Peronika Br. Hasibuan, Muhammad Ilham.

Program asistensi mengajar adalah aktivitas pembelajaran yang dilakukan mahasiswa secara kolaboratif dengan guru atau fasilitator di berbagai satuan pendidikan dalam subsistem pendidikan formal, nonformal dan informal. Salah satu tujuannya adalah memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang memiliki minat dalam bidang pendidikan untuk turut serta mengaplikasikan ilmunya di sekolah. Asintensi mengajar bagian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka, satu program pembelajaran yang dilakukan oleh mahasiswa di SMKN 9 Medan, di bawah bimbingan guru pamong yang Bernama Ramzil Gempita, S.Pd., M.PdT dan dosen pembimbing yaitu Irwan, S.T., M.Kom. Aktivitas di satuan Pendidikan SMKN 9 Medan ini dilaksanakan selama 1 semester yang dilaksanakan pada semester ganjil  Tahun Ajaran 2023-2024. Program Asisten Mengajar memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa bukan hanya dibidang praktisi saja tetapi juga pengalaman mengajar. 

Selain mahasiswa melaksanakan asisten mengajar di akademik, mahasiswa juga mengikuti non Akademik  untuk mengelola perpustakaan sekolah. Disini Mahasiswa diberikan tugas guru pamong untuk belajar memahami dan menganalisis masalah sistem pengelolaan perpustakaan Sekolah. Kemudian mahasiswa menciptakan inovasi dan kreatifitas untuk mengimplementasikan ilmu yang diikuti selama di kampus untuk membuat sistem informasi perpustakaan digital sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan dalam pengelolaan perpustakaan agar dapat berjalan lebih baik, efisien dan terstruktur.

Diakhir pelaksanaan MBKM Asistensi Mengajar, Aida Maysaroh, salah satu mahasiswa mengungkapkan rasa bahagianya  bisa jadi bagian dari program ini. “Saya sangat bahagia dan bangga, karena menjadi bagian kecil dari program ini. Banyak pengetahuan dan pengalaman baru yang saya dapatkan pada saat mengajar dikelas. Semoga bisa menjadi ajang untuk belajar dan mengajar, sehingga memberikan bekal yang cukup untuk menatap masa depan,” tuturnya.

Bawang Impor Ilegal 3 Bulan Marak di Sumut, Petani Karo dan BEM FP USU Desak Mentan Penuhi Janji Tangkap Mafia

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share