![]()
Binjai,-
Anggota DPRD Sumatera Utara, Hendro Susanto, mengucapkan selamat hari jadi Sumatera Utara yang ke -74. Menurutnya, selama 2 tahun pandemi warga Sumut telah melalui itu dengan berbagai macam dinamika.
Rasa haru pun tak luput singgah karena dampak covid -19 yang menyebabkan kematian. ” Duka kita untuk para nakes yg gugur di “medan pertempuran” dalam menangani pasien pasien covid,” ungkap Ketua Komisi A DRPD Sumut itu.
Disisi lain, Hendro mengaku sedih, karena dia menilai masih banyak jalan – jalan provinsi yang mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menunggu hadirnya keberpihakan anggaran untuk memperbaikinya maka dibutuhkan keseriusan seluruh pihak.
Sedih karena angka pengangguran mengalami kenaikan karena adanya PHK yang tak terelakkan lagi di tengah kondisi pandemi.
Kendati demikian, Hendro merasa bangga karena 3 tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gunernur telah menghadirkan capaian capaian kinerja, antara lain reformasi birokrasi yang ditandai dengan penghargaan bagi meritokrasi di Provinsi Sumut. Itu bertujuan untuk mengahdirkan ASN yang melayani masyarakat dengan sepenuh hati, berintegritas dan transformatif.
Lebih jauh, dia bilang, ditahun ke-4 kepemimpinan Gubsu dan Wagubsu diuji dengan bagaimana ikhtiar bersama terhadap sejumlah hal, antara lain :
- Sektor Pendidikan. Gubsu dan Wagubsu harus mampu menghadirkan kemudahan bagi generasi muda Sumut untuk bisa merasakan pendidikan sebagaimana yang diatur dalam UU Sisdiknas. Sebagaimana janji Gubsu dan Wagubsu, bahwa harus tersedia 24 unit USB di sekolah baru di Sumut, dan pembenahan manajemen pendidikan serta budaya bersih.
“Fraksi PKS mencatat, bahwa belum ada desain beasiswa untuk anak-anak Sumut agar bisa S1, S2 dan S3, baik di dalam Negeri maupun di luar Negeri, oleh karena itu kita mendorong agar dalam KUA PPAS Tahun Anggaran 2023 kiranya bisa di rencanakan dan dianggarkan,” pinta Hendro.
Begitu juga dengan para guru guru, Hendro sebut, Fraksi PKS mendorong agar Pemprovsu hadir untuk para GTT guru tidak tetap, berikan kepastian hukum terhadap status P3K dan jangan sampai kita dengar lagi ada gaji GTT terlambat bayar, ini sangat menyedihkan. Jika para Kabid di Dinas Pendidikan dianggap lambat dan kurang etos kerjanya, patut di evaluasi oleh gubsu.
- Kesehatan. Hal ini harus mampu diwujudkan dan jadi agenda prioritas pembangunan kesehatan di Sumut. Kita patut bersyukur bahwa penanganan covid cukup baik dan terkoordinasikan dengan baik, vaksinasi mengalami kemajuan untuk mencapai target angka nasional. Kondisi menuju endemi harus kita sambut dengan baik. Kami mendorong agar kiranya akses bagi masyarakat terhadap kesehatan dan fasilitas kesehatan baik tingkat 1 maupun rujukan dipermudah, jangan dipersulit. Kita mengusulkan agar kiranya ditambahkan kepesertaan PBI JKN KIS di sumut.
F-PKS juga mendorong agar honor/gaji tenaga medis harus sesuai dengan UMP, khususnya perawat perawat kita di Sumut, karena kita dapat data dari PPNI Sumut, masih banyak ditemukan honor perawat tidak sesuai dengan UMP dan UMK
- Narkoba, judi dan tempat hiburan malam, kita meminta agar Gubsu dan Wagubsu bersama sama DPRD dan Forkompimda untuk bahu membahu dalam upaya ‘War On Drugs’, 300 desa bersinar yang merupakan hasil pembahasan antara DPRD dan Provsu harus bisa terealisasi di 2023. Agar sumut keluar dari ranking 1 Narkoba. Kita juga mendorong agar dilakukan razia secara massif terhadap penegakan Perda terhadap bangunan hiburan malam yang tak punya izin, dan tempat hiburan malam yang di duga tempat transaksi. Ini semua demi cita cita bersama, yakni menyelamatkan generasi sumut.
- Ketahanan pangan.
Kita mendorong agar di HUT ke -74 masyarakat Sumut tidak susah mendapatkan sembako. Dan khusus minyak goreng, kiranya operasi pasar dilakukan, jangan sampai ada emak emak dan pelaku UKM yang sedih karena sulit dan mahalnya minyak goreng.
Menjelang lebaran, kita meminta agar ketersediaan sembako bisa di jaga kondisinya. - Infrastuktur. Kita mencatat bahwa masyarakat banyak complain terkait kerusakan jalan, ini harus bisa di jawab dengan lugas oleh Provsu agar warga Sumut bisa menikmati jalan yang bagus.
Pemerintah harus bertindak tegas terhadap truk-truk galian C yang melebihi tonase, karena berpotensi menyebabkan jalan yg sudah dibangun menjadi rusak. - Menumbuhkan kodusifitas ekonomi kreatif dan menggairahkan objek wisata yang merupakan bagian untuk pemulihan ekonomi nasional harus digalakkan lagi.
“masih banyak PR yang belum tertunaikan, masih ada 1,5 tahun lagi memimpin, kami Fraksi PKS sebagai Partai pengusung akan terus menjadi mitra strategis yang konstruktif. Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubsu dan Wagubsu serta masyarakat Sumut. Mari kita bersatu padu, bahu membahu di hari jadi Provsu yang ke 74th untuk mewujudkan Sumut yang maju, aman dan bermartabat,” papar Hendro. (Bb)
Share this content:






Comment