GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ragam
Home » Kedai Kelontong Terbakar di Seroja, Suara Minta Tolong Terdengar Dari Lantai Dua

Kedai Kelontong Terbakar di Seroja, Suara Minta Tolong Terdengar Dari Lantai Dua

Loading

Medan – Seorang remaja meminta tolong kepada tetangganya saat dikepung kobaran api yang membakar rumahnya Jl. Seroja Medan Sunggal, Rabu, (02/02/2022). Wargapun sontak heboh melihat api yang sudah membesar dan melihat remaja yang butuh pertolingan tersebut.

Sebanyak 6 unit armada Petugas Pencegahan Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan diterjunkan kelokasi.

Diketahui, sosok remaja yang sempat meminta pertolongan itu adalah Salfatenus Stefanus Situmorang (19). Ia menjadi korban meninggal dunia saat terjadi kebakaran dirumahnya. Saat peristiwa terjadi, dirinya seorang diri menjaga kedai kelontong.

“Jasad Salfatenus ditemukan petugas dalam ruangan kamar mandi. Sebelumnya korban sempat meminta tolong kepada tetangga dari lantai 2”, ungkap warga bernama Jonny.

Satres Narkoba Polres Binjai Gencar Berantas Narkoba, 15 Tersangka Terancam 12 Tahun Penjara

Beruntung, kebakaran yang terjadi pada pukul 08:30 Wib ini tidak merembet ke rumah lainnya. Api hanya membakar ruangam lantai 1 saja yang digunakan untuk berjualan.

” Api sudah membesar dilantai satu. Korban sempat berteriak minta tolong dari lantai 2,” kata Jonny.

Kedai kelintong tersebut menjual kebutuhan pokok sehari hari diantaranya Gas LPG, Air Mineral dan lainnya.

Kepala Dinas P2k Kota Medan, Albon Sidahuruk dilokasi menjelaskan bahwa korban jiwa dalam kebakaran tersebut berjumlah 1 orang.

” Kebakaran dilantai 1, korban menyelamatkan diri ke lantai 2 dan sempat dilihat warga meminta tolong. 1 orang Kita temukan dikamar mandi dalam kondisi tak bernyawa”, jelasnya.

Satres Narkoba Polres Langkat Buru Para Pelaku Narkoba, Sabu 665 Gram dan 2 Kg Ganja Diamankan

Albon Sidahuruk memaparkan, korban telah dibawa ke Rumah Sakit Pringadi Medan. Ia juga mengungkan, untuk kejelasan penyebab kebakaran belum bisa dipastikan.

” Dari arus pendek sepertinya tidak. Kemungkinan dari minyak atau gas. Karena seperti yang kita lihat, rumah itu menjual gas dan minyak”, ungkapnya. (Dodi Kurniawan).

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share