GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ragam
Home » Lapas Kelas IIA Binjai Wajibkan Narapidana Ikut Program Binaan

Lapas Kelas IIA Binjai Wajibkan Narapidana Ikut Program Binaan

Loading

Binjai – Agar dapat menjadi manusia seutuhnya usai menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) diharuskan mengikuti beberapa program pembinaan. Tujuan program itu sendiri merupakan resolusi pemasyarakatan agar para Narapidana mempunyai keahlian dan dapat berguna di tengah – tengah masyarakat usai menjalani hukuman.

Seperti yang dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Klas llA Binjai yang beralamat di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat. Agar para WBP dapat menjadi manusia seutuhnya, Lapas Klas llA Binjai menggandeng beberapa Instansi serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas llA Binjai Maju Amintas Siburian Amd. IP, SPd, MH. Menurut Pria yang cukup familiar dan bersahabat dengan awak media ini, Pelatihan dan Ketrampilan yang dilaksanakan oleh Pihaknya kepada ratusan WBP merupakan resolusi pemasyarakatan.

“Benar, dalam pelatihan ini kita menggandeng BPPLK Kemnaker Medan, Yayasan Srikandi dan juga Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai,” ucap Maju Amintas Siburian saat di konfirmasi awak media, Kamis (27/2/2020).

RS Adam Malik Dampingi Operasi Clipping Aneurisma Perdana di RSU Haji Medan

Maju Amintas Siburian juga menambahkan, pelatihan tersebut juga berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 35 tahun 2018 tentang Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan yang merupakan suatu upaya meoptimalkan penyelenggaraan pemasyarakatan sebagai bentuk perlakuan terhadap tahanan, Narapidana dan klien serta perlindungan atas hak kepemilikan terhadap barang bukti.

Tidak hanya itu, sambung Pria berdarah Batak ini, Pelatihan dan Ketrampilan bersertifikat yang dilaksanakan oleh Lapas Klas llA Binjai juga sesuai amanat dalam UU No 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

“Tujuan Program ini secara umum agar Warga Binaan dapat menjadi manusia seutuhnya dan dapat diterima kembali di tengah masyarakat,” bebernya.

Lebih lanjut dikatakan Maju Amintas Siburian, sesuai Output/hasil Pelatihan yang dilakukan oleh Lapas Klas llA Binjai, para Narapidana mempunyai Skill di bidangnya masing masing sehingga nantinya mereka mempunyai keahlian saat berada di tengah tengah masyarakat.

“Para Napi yang mengikuti Program ini serta mempunyai Skill (keahlian_red) sesuai bidangnya masing masing, akan mendapatkan Sertifikat Pelatihan dan Uji Kompetensi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi dan Lembaga Sertifikasi,” ucap Kalapas.

Perkuat Kolaborasi, GM PLN UID Sumut lakukan Kunjungan Kerja ke Kantor Gubernur Sumatera Utara

Lapas Klas llA Binjai juga sedang menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), tutupnya. (Bnews-Dera)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share