![]()
Pakpak Bharat, BNEWS.ID – Medan perbukitan terjal, tebing curam, dan jurang menjadi tantangan tersendiri bagi Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0206/Dairi dalam membuka akses jalan penghubung Desa Kuta Tinggi menuju Desa Sibongkaras, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat. Untuk mengatasi kondisi geografis yang cukup berat tersebut, Satgas TMMD mengoptimalkan penggunaan alat berat guna mempercepat pengerjaan sasaran fisik sekaligus mengejar target pembangunan jalan yang diharapkan membawa perubahan bagi masyarakat.
Di lokasi pekerjaan, satu unit excavator atau beko terus beroperasi mengeruk tanah, memotong tebing, dan membentuk kontur permukaan agar badan jalan dapat terbentuk dengan baik. Sementara itu, satu unit bulldozer dikerahkan untuk membantu meratakan serta menata material tanah. Dua unit traktor juga dilibatkan untuk mengangkut kebutuhan material berupa batu, pasir, semen, dan air dari desa menuju lokasi pembangunan. Kombinasi penggunaan alat berat tersebut menjadi bagian penting dalam mengatasi keterbatasan akses dan beratnya medan di kawasan kaki Bukit Barisan.
Adapun sasaran fisik TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 meliputi penyiapan badan jalan sepanjang 3.700 meter, perkerasan jalan sepanjang 1.000 meter, pembangunan dua unit plat beton, serta pembukaan jalan baru sepanjang 1.000 meter dengan lebar 6 meter. Dalam pelaksanaannya, Satgas TMMD juga menghadapi tantangan cuaca yang berubah-ubah. Kondisi pagi yang cerah kerap diikuti hujan pada siang hingga sore hari, sehingga pekerjaan membutuhkan penyesuaian dengan kondisi lapangan. Meski demikian, seluruh dukungan personel dan alat berat terus dioptimalkan agar pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan yang direncanakan.
Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Arm Denni Andika Wardana, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa optimalisasi alat berat merupakan langkah penting untuk mempercepat pembangunan di wilayah yang memiliki kondisi geografis sulit. Menurutnya, pembukaan jalan Kuta Tinggi–Sibongkaras bukan hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang lebih baik. Dengan terbukanya jalan tersebut, diharapkan mobilitas warga semakin mudah, distribusi hasil pertanian semakin lancar, serta potensi ekonomi desa dapat berkembang lebih optimal.
Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0206/Dairi terus berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga ke wilayah pelosok. Perjuangan menghadapi perbukitan Sibongkaras menjadi gambaran nyata semangat pengabdian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat. Di balik deru mesin excavator, bulldozer, dan traktor, terdapat harapan besar agar akses yang dibangun kelak menjadi penghubung menuju kehidupan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera. Sejalan dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, TNI terus memperkuat kemanunggalan dengan rakyat melalui kerja nyata. (Arda)
Share this content:




Comment