![]()
Pakpak Bharat, BNEWS.ID – Perjuangan masyarakat di pelosok Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, untuk mendapatkan akses jalan yang lebih baik akhirnya mulai menemukan titik terang.
Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0206/Dairi membawa harapan baru bagi warga Desa Sibongkaras, Kecamatan Salak.
Daniel Solin, salah seorang warga Desa Sibongkaras, pembangunan jalan bukan sekadar pekerjaan membuka jalur baru. Lebih dari itu, jalan tersebut merupakan harapan yang telah dinantikan masyarakat selama puluhan tahun agar mereka dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih mudah.
Selama ini, keterbatasan akses jalan menjadi tantangan tersendiri bagi warga. Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, seperti membeli beras, gula, minyak goreng, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya, masyarakat harus menempuh perjalanan menuju Kota Salak dengan melewati jalur yang sulit, berliku, serta naik turun perbukitan.
“Kondisi jalan yang terjal dan rawan longsor kerap membuat perjalanan warga tidak mudah. Ketika terjadi longsor, akses menuju desa bahkan dapat terganggu akibat material tanah yang menutupi badan jalan.
sehingga menghambat kebutuhan hidup sehari-hari,” Kata Daniel Solin. Kamis (15/10/2026) Siang, saat ditemui awak media di lokasi sasaran TMMD, di kawasan hutan sekitar Desa Sibongkaras. Saat itu, ia bersama anaknya berada di tengah perjalanan setelah pulang dari Kota Salak menuju Desa.
Dijelaskannya. Di tengah kondisi itulah dirinya menjalani kesehariannya sebagai warga desa. Perjalanan menuju pusat kota bukan hanya persoalan jarak, melainkan juga perjuangan melewati medan yang menantang.
“Jalur yang selama ini kami melewati kawasan hutan dan perbukitan harus warga dilalui untuk memenuhi berbagai kebutuhan keluarga kami Pak”, Ucapnya.
Bagi Daniel dan masyarakat Sibongkaras, perjalanan seperti itu bukanlah hal baru. Kondisi tersebut telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang harus mereka jalani, meskipun membutuhkan tenaga, waktu, dan kehati-hatian ekstra.
“Pembukaan jalan ke desa kami sudah kami nantikan cukup lama. Kami sebagai warga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI serta Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat. Melalui program TMMD ini, kami mulai melihat harapan agar akses menuju desa kami menjadi lebih baik,” ujar Daniel Solin.
Sambil menunjukkan kondisi jalur yang selama ini dilalui warga, Daniel menjelaskan bahwa perjalanan menuju Kota Salak memiliki tantangan tersendiri. Selain harus melewati jalan yang naik turun bukit, masyarakat juga kerap menghadapi kondisi jalan yang licin dan berpotensi longsor.
“Lihat saja, Pak, kondisi jalan kami seperti ini. Kami harus melewati jalan yang naik turun bukit dan banyak rintangan. Kalau terjadi longsor, perjalanan menjadi semakin sulit karena akses jalan bisa tertutup,” tuturnya.
Menurut Daniel, keterbatasan akses jalan sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat, terutama ketika mereka harus membeli kebutuhan pokok ke kota. Kondisi jalan yang sulit membuat perjalanan harus dilakukan dengan lebih berhati-hati, terlebih ketika cuaca kurang bersahabat.
Ia berharap pembukaan jalan melalui program TMMD ke-130 dapat menjadi awal perubahan bagi masyarakat Desa Sibongkaras. Dengan akses yang semakin baik, warga diharapkan dapat melakukan perjalanan dengan lebih mudah, menghemat waktu, serta mengurangi kesulitan yang selama ini mereka hadapi.
“Jalan menuju desa kami memang seperti inilah kondisinya, Pak. Kami harus melewati banyak rintangan dan naik turun bukit. Dengan adanya jalan yang sudah dibuka oleh bapak-bapak TNI, kami berharap ke depan perjalanan menuju Desa Sibongkaras bisa lebih mudah dan cepat,” katanya.
Daniel menambahkan, kemudahan akses jalan akan sangat membantu warga ketika hendak berbelanja kebutuhan rumah tangga ke Kota Salak. Kebutuhan pokok yang tampak sederhana bagi masyarakat di wilayah perkotaan dapat menjadi urusan yang membutuhkan perjuangan tersendiri bagi warga yang tinggal di daerah dengan akses transportasi terbatas.
“Kalau jalannya semakin baik, kami tentu lebih mudah pergi ke Kota Salak untuk membeli kebutuhan hidup, seperti beras, gula, minyak goreng, dan kebutuhan lainnya. Kami berharap pembangunan ini benar-benar membawa perubahan bagi kehidupan masyarakat di desa kami,” sebutnya.
Bagi Daniel Solin, kehadiran personel TNI yang bekerja bersama masyarakat memberikan harapan bahwa kondisi akses jalan yang selama ini menjadi persoalan dapat diperbaiki secara bertahap.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas TMMD Kodim 0206/Dairi yang terlibat dalam pengerjaan jalan, serta kepada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat yang mendukung pelaksanaan program tersebut.
” Saya ucapkan Terima Kasih sebesar besarnya kepada bapak TNI. Pembangunan yang dilakukan saat ini sangat berarti bagi masyarakat di Desa kami, karena kedepannya dapat dirasakan langsung bagi kehidupan sehari-hari di Desa,” tutup Daniel Solin. (Arda)
Share this content:




Comment