![]()
Dairi, BNEWS.ID – Ruang komunikasi antara aparat dan masyarakat tidak selalu harus berlangsung di kantor atau ruang rapat. Di sebuah warung kopi sederhana di Desa Palipi, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, obrolan santai justru menjadi cara untuk menyerap informasi sekaligus menjaga kedekatan dengan warga.
Hal itu dilakukan Babinsa Koramil 03/Parongil Kodim 0206/Dairi, Sertu E.M. Nababan, bersama Kanit Binmas Polsek Parongil Aipda Maruli Purba saat menyambangi warung kopi milik Gomal Napitupulu, Kamis (08/10/2026).
Keduanya berbincang bersama Kepala Desa Palipi Rudi Sianturi dan sejumlah warga. Meski berlangsung dalam suasana santai, pertemuan tersebut menjadi bagian dari komunikasi sosial (Komsos) untuk mengetahui perkembangan situasi sekaligus mendengar langsung berbagai informasi dan aspirasi masyarakat.
Kehadiran Babinsa dan Kanit Binmas di tengah warga mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Palipi Rudi Sianturi. Menurutnya, komunikasi informal seperti itu justru membuat hubungan antara pemerintah desa, aparat keamanan dan masyarakat semakin dekat.
“Komunikasi seperti ini sangat baik karena masyarakat bisa menyampaikan kondisi maupun persoalan yang ada secara langsung. Kehadiran TNI dan Polri juga membuat masyarakat merasa diperhatikan dan semakin nyaman untuk berkoordinasi,” ujar Rudi.
Menurut Rudi, kedekatan aparat dengan masyarakat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mempermudah penyelesaian berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Kanit Binmas Polsek Parongil Aipda Maruli Purba mengatakan, turun langsung dan berbincang bersama warga merupakan salah satu cara untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Dengan turun langsung dan berbincang bersama warga, kita dapat mengetahui kondisi di lapangan sekaligus membangun kepercayaan. Sinergi dengan Babinsa, pemerintah desa dan masyarakat sangat penting untuk menjaga wilayah tetap aman dan kondusif,” katanya.
Sementara itu, Danramil 03/Parongil Kapten Inf Yusri melalui Babinsa Sertu E.M. Nababan menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial.
Menurutnya, komunikasi yang dibangun secara rutin memungkinkan aparat mengetahui perkembangan situasi di wilayah sekaligus mengantisipasi berbagai potensi persoalan sejak dini.
“Babinsa harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh lapisan masyarakat. Dari komunikasi yang sederhana seperti ini, kita dapat mengetahui perkembangan wilayah, mendeteksi potensi persoalan sejak dini dan bersama-sama mencari solusi,” ujar Sertu E.M. Nababan.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa dan masyarakat akan terus diperkuat. Kehadiran aparat di tengah warga diharapkan bukan hanya menciptakan rasa aman, tetapi juga membangun kepercayaan sehingga masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi maupun persoalan yang dihadapi.
Dari sebuah warung kopi, pesan sederhana pun terlihat: menjaga keamanan desa tidak selalu dimulai dari ruang rapat. Terkadang, secangkir kopi dan obrolan bersama warga justru menjadi pintu awal untuk membangun kepercayaan, membaca situasi di lapangan, dan menjaga desa tetap aman serta kondusif. (Arda)
Share this content:




Comment