![]()
Medan, Agustus 2024 – Mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) aktif berpartisipasi dalam program magang Kampus Merdeka di PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau PT Pelindo. Program ini bertujuan untuk mendukung standarisasi dan digitalisasi transformasi pelabuhan di Regional 1, yang meliputi pelabuhan-pelabuhan utama di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya, termasuk standarisasi dan digitalisasi pelayanan terminal barang petikemas dan non petikemas, juga standarisasi dan digitalisasi pelayanan terminal penumpang.
Program Kampus Merdeka, inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja langsung di industri. Melalui program ini, mahasiswa UNPAB tidak hanya belajar dari para profesional tetapi juga ikut terlibat dalam proyek modernisasi sistem operasional pelabuhan di Indonesia.
Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi, Dr. Muhammad Isa Indrawan, SE., MM., menyampaikan dukungannya terhadap program ini dan partisipasi mahasiswa UNPAB. “Kami sangat bangga dengan keterlibatan mahasiswa kami dalam proyek penting ini. Ini adalah langkah nyata dalam mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di dunia kerja dan memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan industri pelabuhan di Indonesia,” ujar Rektor.
Dosen Pendamping UNPAB, Hendry, S.Kom., M.Kom., menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya universitas untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. “Partisipasi mahasiswa dalam program magang ini adalah bukti komitmen kami untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja dan berkompeten,” ungkap Hendry.
Pembimbing dari PT Pelindo, Bapak Fahmi Iskandar, S.Kom., dari Departemen Teknologi Informasi di Regional 1 PT Pelindo (Persero), juga mengapresiasi peran mahasiswa dalam mendukung transformasi digital di pelabuhan. “Mahasiswa UNPAB telah menunjukkan dedikasi dan keahlian yang luar biasa dalam proyek ini. Kehadiran mereka sangat membantu dalam mempercepat implementasi digitalisasi yang kami lakukan,” kata Fahmi.
Senior Manager Pelayanan SDM, Helmi Manurung, M.Si., dan Senior Manager Umum, Ricky Ganda, S.Kom., turut memberikan dukungan penuh terhadap partisipasi mahasiswa dalam program ini. Mereka menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi.
Selama enam bulan masa magang, mahasiswa akan mendapatkan bimbingan langsung dari para mentor berpengalaman di PT Pelindo. Mereka juga diharapkan dapat menerapkan ilmu yang mereka peroleh selama magang untuk memberikan dampak positif yang lebih luas, baik di kampus maupun di sektor pelabuhan.
Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri, tetapi juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap upaya modernisasi dan peningkatan daya saing pelabuhan Indonesia di tingkat global.
Share this content:




Comment