Ragam
Home » Ciptakan Kerukunan Beragama, Matakin Medan Gelar Dialog Dan Sosialisasi Agama Khonghucu

Ciptakan Kerukunan Beragama, Matakin Medan Gelar Dialog Dan Sosialisasi Agama Khonghucu

Loading

Medan – bnews.id: Sejumlah masyarakat dari Khonghucu dan berbagai lintas agama menghadiri dialog dan sosialisasi agama khonghucu di Antares Hotel Medan, Jalan Sisingamangaraja Medan, Sumatera Utara, Minggu Pagi (18/06/2023).

Kegiatan yang mengangkat tema moderisasi beragama untuk memperkuat keimanan dan kerukunan beragama turut menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya rekanan Kementerian Komunikasi Informasi, Kesbangpol dan Tokoh Agama.

Pada kesempatannya, rekanan Kementerian Komunikasi Informasi yakni Direktur Eksekutif ICT Watch, Indriyatno Banyumurti memaparkan materi kolaboratif melawan hoax yg berpotensi intoleran, tidak sesuai moderasi beragama pada era digital informasi.

“ Media sosial masih menjadi sumber utama mendapatkan informasi dan media sosial juga menjadi salah satu sumber media hoaxs yang berujung isu sara,” kata Indriyatno Banyumurti.

Sidak Kantor Lurah Dwi Kora, Rico Waas Murka: “Masih Mau Jadi Lurah atau Tidak?”

Pada waktu yang sama, Kepala Bagian Kesbangpol, Arbani Harahap, S. Sos, menyampaikan apresiasinya kepada Matakin Medan yang telah mengadakan acara yang menghadirkan masyarakat umat Khonghucu dan lintas agama dengan mewujudkan kerukunan beragama dan mempertahankan ke Bhinekaan.
“ Kegiatan ini sangat baik, diharapkan dapat terus berjalan dan menjadi contoh kepada masyarakat luas dalam menciptakan kerukunan beragama. Dengan menghadirkan masyarakat lintas agama yang berbeda keyakinan, menjadi salah satu wujud moderisasi beragama untuk memperkuat keimanan dan kerukunan beragama,” tuturnya.

Ketua Matakin Kota Medan, Js Alwin, menjelaskan kegiatan dialog dan sosialisasi Khonghucu digelar untuk mengajak masyarakat lintas agama dalam berbuat kebaikan dan bisa hidup rukun antar umat beragama.

“ Rukun itu penting, damai itu indah. Bayangkan kota Medan ini tidak rukun, perang terus menerus, sengsara yang ada. Jadi acara ini bertujuan untuk menciptakan kedamaian dan keharmonisan kota Medan dengan tema Moderasi Beragama,” jelasnya.

Js Alwin juga mengajak masyarakat untuk saling bergandengan tangan dalam menyebarkan moderasi beragama di Sumatera Utara, khususnya kota Medan.

” Harapan saya, mudah – mudahan moderasi beragama dapat tersampaikan ke masyarakat luas, khususnya umat Khonghucu supaya tercipta kedamaian dan ketentraman di kota Medan ini,” harapnya.

Kampung Berkah Syahmad Diresmikan

Agama Khonghucu termasuk salah satu dari enam agama yang dipeluk oleh penduduk Indonesia. Agama Khonghucu juga disebut “Ru Jiao/ Kong Jiao” artinya lembut budi-pekerti, penuh susila, mengutamakan perbuatan baik, berkebajikan, berbakti. lembut hati, terpelajar. Inti dari ajaran agama konghucu adalah “Kebajikan” (mrp)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *